AYOJAKARTA.COM – Pernahkah kamu menemukan orang-orang yang kamu merasa tidak nyaman di dekatnya. Jika iya, maka kamu mungkin baru saja bertemu dengan orang toxic jenis pasif-agresif.
Manusia toxic pasif-agresif ini banyak bertebaran di sekeliling kita. Bisa jadi mereka adalah keluarga, teman, atau kolega.
Ketidaknyamanan ketika berada di sekitar manusia toxic pasif-agresif ini memang tidak dapat dijelaskan alasannya.
Penyebabnya adalah karena mereka terlibat dalam permusuhan secara tidak langsung, tetapi memakai cara-cara halus.
Misalnya dengan penghinaan halus, berbicara buruk di belakang, atau mengadu domba dirimu dengan orang lain.
Perilaku manusia toxic pasif-agresif ini berlangsung secara tidak langsung sehingga kamu sulit mengenalinya, meskipun kamu merasakan akibatnya.
Namun, kamu bisa mencoba mengidentifikasi ini dengan 5 tanda sebagai berikut:
1. Mereka mengabaikanmu
Jenis manusia ini tidak terlalu pasif-agresif karena tindakan mereka masih terbaca dengan jelas.
Biasanya, mereka akan menghindar darimu, tidak menjawab sapaanmu, atau menghindari kontak mata denganmu.
2. Menghina secara halus
Kamu biasanya akan mudah mengenali hinaan yang disampaikan secara terang-terangan. Namun, penghinaan yang halus akan sulit ditemui.
Misalnya, rekan kerjamu memberikan pujian kepadamu. Namun, setelah kamu cerna lebih dalam, pujian itu ternyata berisi hinaan yang sangat halus.
Tentunya kamu pernah mengalami hal-hal seperti, baik di tempat kerja, sekolah, atau di lingkungan nongkrong.
Penghinaan halus lainnya adalah jika kamu lulusan dari sebuah universitas swasta tidak terkenal, dan rekan kerjamu lulusan dari kampus negeri ternama.
Jika rekan kerjamu sering mengatakan bahwa kampus terbaik adalah universitas negeri ternama di depanmu dan teman-temanmu lainnya, kemungkinan itu adalah penghinaan halus.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Cara Jabat Tangan Bisa Menggambarkan Kepribadianmu Lho! Cek Ulasannya di SIni
3. Bermuka masam
Berada di sekitar orang yang bermuka masam adalah hal yang tidak menyenangkan. Sama sekali tidak menyenangkan sebagaimana jika mereka melontarkan hinaan secara vulgar.
Misalnya, jika kamu melontarkan sebuah lelucon dan orang-orang lainnya tertawa, si muka masam tidak akan ikut tertawa.
4. Keras kepala
Keras kepala bisa menjadi ciri kepribadian yang menguntungkan dalam beberapa situasi, terutama ketika mengambil sikap dan mempertahankan posisi kamu. Namun, terkadang keras kepala hanyalah cara untuk menghukum seseorang.
Pada saat yang sama, sikap keras kepala juga sekedar untuk mempertahankan posisinya karena ia tahu hal itu akan mengganggumu.
Baca Juga: Ini Syarat dan Proses Pengajuan KUR Mandiri 2024 yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Mengajukan Pinjaman
Jika hal tersebut yang terjadi, maka sikap keras kepala itu adalah contoh dari orang toxic pasif-agresif.
5. Sengaja gagal menyelesaikan tugas
Sebagian dari kita sudah tidak asing dengan anak-anak yang keras kepala. Ketika anak-anak mencapai usia tertentu, mereka menolak untuk melakukan apa yang diperintahkan. Tetapi, anak-anak tetaplah anak-anak.
Tidak mudah untuk memahami orang dewasa yang berperilaku seperti ini. Kamu mungkin memiliki rekan kerja yang hampir selalu menemukan cara untuk menghindari tugas yang harus dia selesaikan.
Mereka akan menyerahkan tanggung jawab penuh kepada orang lain atau mengambil tugas, dan kemudian tidak menyelesaikannya tepat waktu.
Nah, setelah membaca 5 tanda manusia toxic pasif-agresif ini, apakah kamu pernah menemui orang-orang seperti itu?.***

Share this article
Ini 5 tanda-tanda orang toxic pasif-agresif, kenali ciri-cirinya agar kamu bisa mewaspadai kepribadian seperti itu