6 Cara Agar Pekerja Media Aktif Tetap Bermental Sehat

Illustrasi. Mental Health
Illustrasi. Mental Health

AYOJAKARTA.COM - Industri kreatif mulai menjadi trend bagi generasi milenial. Jam kerja yang fleksibel dan dapat dikerjakan di mana saja, menjadi satu alasan kenapa industri ini banyak peminat.

Tak terkecuali industri media. Dituntut untuk selalu update, baik waktu maupun isu ternyata cukup membuat stres.

Dilansir dari pijarpsikologi.org, berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan mental yang dapat dilakukan bagi pekerja media ataupun industri kreatif.

Baca Juga: 7 Provinsi di Indonesia dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi, DKI Jakarta Tempati Urutan Berapa?

1. Buat Batas Tegas

Jam kerja fleksibel, asal deadline bisa selesai atau bisa dikerjakan dimana saja. Sedikit banyak ternyata justru membuat jam kerja amburadul.

Imbasnya, jam kerja fleksibel justru memisahkan batas waktu personal dengan waktu kerja.

Bekerja bisa jam berapa saja, termasuk melalui klien via chat atau meeting online hingga malam hari. Awalnya mungkin baik-baik saja. 

Padahal hal ini justru melupakan batas waktu antara kerja dan personal. Imbasnya kita lupa meluangkan waktu untuk kehidupan pribadi kita dan menikmati seutuhnya.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Kurang Fokus? Temukan Stroberi Paling Berbeda pada Gambar Ilusi Optik Ini, Tunjukkan Kemampuan Observasimu

2. Jika Perlu, Gunakan 2 Gadget

Lebih untuk membuat batas. Kehadiran gawai ternyata dapat mengacaukan batasan-batasan ini. Smartphone bisa menjadi tempat untuk berjejaring dengan network pekerjaan, teman atau keluarga besar. 

Siapapun terbiasa membuka smartphone kapan saja. Termasuk pekerja kantoran. Saat bekerja, tiba-tiba ada notifikasi dari orang tua. Secara tidak langsung akan membuat konsentrasi terpecah.

Begitu sebaliknya. Saat berada di rumah, ada notifikasi pekerjaan juga membuat pikiran tidak fokus.

Terus saja seperti hingga sulit membedakan kapan waktu untuk pekerjaan dan personal seutuhnya.

Baca Juga: Tes IQ: Uji Kreativitasmu dengan Temukan di Mana Letak Pensil dan Tongkat Bisbol yang Tersembunyi dalam 15 Detik

Padahal di negara lain, seperti Perancis dan Jerman. Tengah digaungkan pengharaman telepon urusan kantor di luar jam kerja. Ini dimaksudkan untuk menjamin kesehatan mental karyawan.

Negara kita dan bisa jadi perusahaan tempat kita bekerja masih jauh dari kebijakan tersebut. 

Untuk itu langkah ekstrem yang dapat dilakukan adalah memiliki dua smartphone. Tujuannya untuk memberi batas yang tegas.

3. Jaga Fisik Tetap Fit

Bisa jadi terdengar klise, bahkan basi. Akan tetapi, fisik dan mental memiliki hubungan erat itu tidak dapat dibantah. 

Terlebih lagi kita orang Asia yang sejak dahulu tidak mengenal dualisme antara jiwa dan raga.

Kesehatan fisik sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental. Begitu sebaliknya.

Baca Juga: 20 Kalimat Afirmasi Positif yang Perlu Anda Baca Setiap Hari Saat Sebelum Tidur

Pikiran yang penuh beban dapat membuat pundak, leher dan pinggang sakit. Sama halnya fisik yang tidak fit membuat lebih lambat dalam berpikir dan mudah marah.

Maka dari itu, menjaga kesehatan fisik juga baik dilakukan untuk menyeimbangi pekerjaan yang penuh tekanan.

Terlebih pola bekerja yang sedentary mempercepat penumpukan lemak di paha dan perut. Dengan olahraga, kita akan lebih bahagia karena melihat badan tetap sehat dan bugar bugar.

Baca Juga: CPNS dan P3K di Daerah 3T Bakal Dapat Intensif Khusus

4. Self-Care

Seberapa padat tuntutan kerja yang dijalani, jangan lupa untuk tetap santai dan menikmati kehidupan.

Bisa dengan meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas sederhana. Seperti, menulis gratitude journal, olahraga, membaca buku, mendengarkan musik, facial dan pijat refleksi.

Aktivitas sederhana seperti itu dapat disebut sebagai self-care. Cara mensyukuri hidup dengan merawat dan memanjakan diri.

Dengan memberi waktu untuk diri sendiri, akan disadari jika hidup ini tidak hanya untuk bekerja saja.

Ada bagian dalam diri yang harus diperhatikan kesejahteraannya untuk tetap seimbang.

5. Lakukan Kreativitas yang Sebenarnya

Bekerja di industri kreatif dan melakukan kreativitas adalah hal yang berbeda. Dalam konteks bekerja di industri kreatif.

Otak kita diperas untuk menghasilkan ide yang kreatif terkait suatu produk hingga bagaimana caranya menjual produk tersebut sesuai kebutuhan pasar.

Otak kita dipaksa memikirkan berbagai bentuk ide produk, ide iklan, ide pameran, ide penyaluran produk agar diterima masyarakat.

Kita dituntut kreatif dan ini bisa jadi penuh tekanan. Berbeda dengan bermusik, menulis, menggambar, melukis atau mindful drawing, colouring, aktivitas-aktivitas ini adalah aktivitas kreatif yang tidak menuntut otak kita dan lebih banyak penyaluran emosi di dalamnya.

Aktivitas tersebut juga menyerap penuh perhatian kita ke seni sehingga kita bisa lupa dan melepaskan beban pekerjaan.

Baca Juga: CPNS dan P3K di Daerah 3T Bakal Dapat Intensif Khusus

6. Pola makan

Kita terbiasa minum kopi di pagi serta siang hari untuk menunjang performa.

Setelah itu, mengkonsumsi alkohol di malam hari untuk melepaskan stres.

Kita juga terbiasa mengkonsumsi junk food yang cepat untuk diraih dan dikonsumsi asal perut merasa kenyang.Bekerja sambil memakan cemilan seperti coklat, permen, keripik dan sejenisnya juga biasa kita lakukan.

Padahal, semua hal itu jika terlalu sering dikonsumsi malah akan memperburuk stres yang kita rasakan saat bekerja. Akan lebih baik ketika kita membiasakan untuk mengkonsumsi sayur, buah, dan air mineral yang cukup saat bekerja. Bekerja di startup atau industri kreatif memang menyenangkan karena memfasilitasi kebutuhan milenial yang tidak bisa diam dan juga butuh tujuan hidup.

Akan tetapi, lika-liku stres di sana juga tidak kalah dramatis dengan kerja di korporasi besar.

 

***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kesehatan Mental
# Jam Kerja
# industri kreatif
# mental health

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.