AYOJAKARTA.COM - Tahukah kamu di mana kota terkecil di Indonesia? Ternyata kota terkecil di Indonesia berada di Pulau Sumatera.
Kota ini adalah Sibolga yang terletak dalam barisan pulau Sumatera yang mempesona, wilayah kecil ini menjadi rumah dari melimpahnya sejumlah sumber daya alam.
Meskipun Sibolga termasuk kota kecil tetapi menghadirkan sensasi unik dan memberikan ketenangan tersendiri lewat keindahan alamnya.
Baca Juga: 7 Kota Teraman di Indonesia yang Nyaman untuk Tempat Tinggal, Bukan Bandung Apalagi Jakarta!
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Jelajah Bumi pada Selasa 6 Februari 2024, Kota Sibolga merupakan daratan kepulauan yang berada di kawasan Teluk Tapian Nauli, pinggiran Samudera Hindia, Pantai barat Pulau Sumatera, Provinsi Sumatera Utara.
Kota ini mendapat julukan sebagai kota terkecil di Indonesia karena luas wilayahnya hanya 10,77 km2 saja.
Kota Sibolga berjarak 350 km dari Kota Medan dengan jumlah populasi penduduknya sebesar 90.366 jiwa yang terdiri dari 45.031 penduduk perempuan dan 45.336 penduduk laki-laki.
Baca Juga: 10 Kota Terkecil di Indonesia, Ternyata Ada yang Hanya Sebesar Satu Kelurahan
Kota ini dipimpin oleh Wali Kota yang terdiri dari 17 kelurahan dan 4 kecamatan. Sibolga diaper oleh beberapa pulau yaitu Pulau Panjang, Pulau Poncan-kacik, Pulau Sarudik, dan Pulau Poncan-Gadang.
Terdapat keragaman etnis yang mendiami wilayah ini mulai dari Batak, Bugis, Nias, Melayu, Jawa, Tionghoa, Minang, Aceh, dan pesisir. Maka dari itu tidak heran jika Sibolga disebut sebagai ‘Negeri Berbilang Kaum’.
Sebagian besar masyarakat Sibolga memeluk agama Islam dengan persentase 57,39 persen, Kristen 39 persen, dan Budha 2,94 persen.
Baca Juga: Daftar 10 Kota Tersepi di Indonesia, Punya Wilayah Luas tapi Sepi Penduduknya
Dalam kesehariannya, masyarakat kota ini biasa menggunakan bahasa pesisir atau Bahasa Baiko yang merupakan salah satu dialek Bahasa Minangkabau. Selain itu mereka juga sering bertutur dalam Bahasa Indonesia dan Batak.
Berdirinya Sibolga di Indonesia khususnya di Pulau Sumatera sudah ada sejak 1700 masehi, peristiwa sejarah ini bermula pada abad ke-14 ketika imigran dari Minangkabau mendiami wilayah ini.
Pada tahun 1700 masehi, penduduk asli Sibolga yang dipimpin oleh Datuk Bandar Tuanku Dorong Hutagalung mulai mengekspor daerah ini.
Maka dari itu wilayah Kota Sibolga menjadi ramai sebagai tempat persinggahan kapal.
Pada abad ke-19 Belanda mulai memasuki kawasan kota ini dan membangun pertahanan berupa pelabuhan bongkar muat barang.
Baca Juga: Wajib Tau! Ini 10 Kota Terpanas di Dunia, Apakah Salah Satu Ada di Indonesia?
Namun siapa sangka pelabuhan tersebut justru berkembang pesat dan menjadi pusat perdagangan pada masa itu.
Pada masa pemerintahan Belanda, Sibolga juga memproduksi garam dalam jumlah besar, dalam sejarah telah terjadi asimilasi budaya di wilayah ini karena kedatangan berbagai suku bangsa.
Masyarakat setempat sepakat memberikan nama pulau tersebut dengan istilah Sibalga. Namun Sibalga merujuk pada pemimpin Sibolga yang memiliki perawakan tinggi besar yang kental akan aspek spiritual dan kharismatik.
Baca Juga: Waduh! Ini 10 Kota Terpanas di Indonesia, Ternyata Jakarta Tidak Termasuk, Cek Apakah Ada Kota Kamu?
Orang pesisir yang mendiami kawasan ini menyebutnya dengan nama Siboga, orang Jepang menyebut daerah ini dengan nama Sibagura, sedangkan orang Inggris dan Belanda mengucap dengan istilah Sibaoga.
Berawal dengan ucapan-ucapan ini kini kota yang berada di Pulau Sumatera dinamakan dengan Sibolga.***

Share this article
Di pulau Sumatera ternyata ada kota terkecil yang hanya memiliki luas 10 kilometer saja, daerah mana itu?