AYOJAKARTA.COM -- Menurut Psikolog Carl Jung setiap individu memiliki empat jenis identitas diri yang disebut sebagai Arketipe.
Dalam gagasannya tersebut, Carl Jung berpendapat empat jenis identitas diri tersebut adalah Persona, Shadow, Anima dan Animus serta The Self.
Penjelasan rinci arketipe yang dimaksud Carl Jung bisa dilihat melalui tautan https://www.ayojakarta.com/gaya-hidup/769849243/4-sisi-kepribadian-jarang-disadari-eksistensinya-tapi-menjadi-penentu-kebahagiaan.
Baca Juga: 10 Barang Wajib Dimiliki Mahasiswa Baru untuk Kebutuhan Kos
Terkait arketipe manusia jenis Shadow yang sering tidak disadari atau sengaja disembunyikan, Carl Jung kemudian memproyeksikan istilah Dark Triad.
Dark Triad yang diperkenalkan psikolog tersebut merupakan bentuk kepribadian yang menunjukkan sisi gelap dari seorang individu.
Karena dianggap sebagai sisi gelap seseorang, tidak mengherankan jika individu yang bersangkutan berusaha untuk menyembunyikan.
Jung juga berpendapat, dark triad merupakan kombinasi dari tiga pilar kepribadian yang melibatkan Narcissism, Machiavellianism, dan Psychopathy.
Baca Juga: 10 Tanda Kamu Punya Mental Kuat Dilihat dari Psikologi, Salah Satunya Kalau Mandi Lama
Berikut ini adalah penjelasan mengenai tiga pilar kepribadian yang menyebabkan seseorang kerap dianggap sebagai berkepribadian gelap.
Jenis kepribadian pertama menurut Carl Jung yang terlibat dalam dark triad personality adalah Narsisme.
Individu yang memiliki kepribadian narsisme merupakan sosok yang haus akan perhatian, senang menjadi perhatian atau eksibisionis serta sangat mementingkan diri sendiri.
Seorang narsisme juga haus akan validasi atau pengakuan dari luar diri, dan merasa sebagai sosok paling berkuasa atau mendominasi, namun memiliki empati yang lemah.
Baca Juga: Cara Setting HP Agar Aman Kapan pun dan di Mana pun Saat Galbay Pinjol Legal dan Ilegal
Karenanya, seorang narsisme akan menganggap orang yang tidak sejalan dengan kepentingannya sebagai penghalang.
Jenis kepribadian kedua yang menjadi pilar dalam kepribadian dark triad adalah Machiavellianisme.
Seorang Machiavellianisme adalah pribadi yang memiliki sifat curang, tidak peduli, dingin serta enggan memikirkan pendapat orang lain.
Sifat-sifat yang dimiliki seorang Machiavellianisme, dalam kehidupan sehari-hari memiliki keterkaitan erat dengan kebiasaannya sebagai manipulator.
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di UNDIP, Ternyata Ada yang Pernah 0 Pendaftar?
Saat Machiavellianisme telah membuat suatu keputusan, potensi pemikiran dan sifatnya akan tertuju kepada hasil meski dengan cara kotor.
Kebiasaan inilah yang kemudian menjadikan seorang Machiavellianisme sangat berhati-hati dalam bertindak.
Pilar kepribadian berikutnya yang menjadi shadow dan sisi gelap seseorang adalah Psychopathy.
Timbunan emosi berlebih yang dimiliki seorang Psychopathy sering membuatnya terlibat dalam konflik interpersonal.
Baca Juga: Mental Kamu Lebih Kuat dari yang Kamu Sadari, Ini Dia 10 Tandanya
Seorang Psychopathy juga ditandai dengan sejumlah sifat yang sering mengabaikan norma, nilai sosial, tidak memiliki empati dan senang berbohong.
Selain itu, salah satu tanda lain yang dimiliki seorang Psychopathy adalah tidak bertanggung jawab dan mudah frustasi.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Minggu, 20 Agustus 2023 dari akun instagram @eriksonya. ***

Share this article
Setiap individu memiliki 4 jenis kerpibadian yang disebut sebagai Arketipe, jenis Shadow sering tidak disadari dan sengaja disembunyikan.