Ciptakan 5 Kebiasaan Sederhana Ini saat Kamu dan Pasangan Ingin Berbaikan setelah Bertengkar

ilustrasi -- Pertengkaran adalah bagian alami dari hubungan. Semua pasangan pasti pernah bertengkar. Ini juga berlaku untuk hubungan lain dalam hidup.
ilustrasi -- Pertengkaran adalah bagian alami dari hubungan. Semua pasangan pasti pernah bertengkar. Ini juga berlaku untuk hubungan lain dalam hidup.

AYOJAKARTA.COM -- Pertengkaran adalah bagian alami dari hubungan. Semua pasangan pasti pernah bertengkar. Ini juga berlaku untuk hubungan lain dalam hidup kita.

Kemungkinan kita akan bertengkar dengan orang-orang di sekitar kita. Namun pertengkaran tidak harus mengarah pada akhir suatu hubungan atau berarti bahwa segala sesuatunya harus sengsara.

Dikutip Make Me Better, berikut adalah lima kebiasaan sederhana atau cara praktis untuk memperbaiki keadaan setelah pertengkaran dan memulai jalan untuk berbaikan sepenuhnya.

Baca Juga: Bukan Kedokteran, 5 Jurusan Kuliah Ini Tersulit Lulusnya Bikin Mahasiswa Banyak Nangis tapi Prospek Kerja Luas

1. Terimalah kesalahan Anda
Langkah pertama adalah menerima kesalahan Anda. Anda mungkin merasa orang lain lebih salah, tidak apa-apa.

Namun, kita akan jarang menemukan situasi ketika seseorang sempurna dan tidak bersalah sama sekali. Identifikasi hal-hal yang menurut Anda bukan yang terbaik dan jangan takut untuk mengakuinya.

Melakukan hal ini tidak membuat Anda menjadi "pecundang" dalam pertengkaran. Sebaliknya, itu menunjukkan bahwa Anda dapat mengambil tanggung jawab dan mengambil langkah-langkah untuk membuat segalanya menjadi lebih baik.

Jika Anda menerima sesuatu yang tidak benar, orang lain juga akan merasa lebih nyaman menerima dan mengakui kesalahannya.

Baca Juga: 4 Jurusan Kuliah yang Lulusannya Paling Bahagia, Nomor 1 Lagi Banyak Dicari Perusahaan

2. Meringankan situasi
Mencoba meringankan situasi saat emosi masih memuncak mungkin bukan ide terbaik. Namun, Anda mungkin menemukan lebih banyak kesuksesan setelah keadaan sedikit mendingin.

Anda dapat mempertimbangkan untuk membuat lelucon kecil atau berbicara dengan orang tersebut tentang sesuatu yang netral.

Namun, pastikan lelucon itu tidak merugikan mereka, juga tidak meremehkan perasaan mereka yang sebenarnya. Hal ini penting untuk memastikan bahwa ketegangan tidak berkobar lagi.

3. Bicarakan semuanya
Jika masalah yang menyebabkan pertengkaran kemungkinan besar akan muncul lagi, penting untuk membicarakannya. Ide yang bagus adalah merencanakan pembicaraan untuk situasi ketika kedua orang tenang, punya waktu, dan bersedia untuk bicara.

Baca Juga: Cara agar WhatsApp Tidak Dihubungi oleh Nomor yang Tidak Disimpan

Meskipun percakapan ini tidak selalu terasa nyaman sepenuhnya, percakapan itu penting untuk kelangsungan hubungan apa pun.

Penting untuk mengalihkan pembicaraan dari kritik terhadap orang lain, sikap defensif, dan taktik serupa lainnya, alih-alih berfokus pada elemen konstruktif: bagaimana KITA bisa menyelesaikan ini bersama?

4. Bersedia untuk berkompromi
Dalam sebuah hubungan, kita tidak selalu bisa mendapatkan semua yang kita inginkan. Sering kali, kita perlu rela mengalah sedikit. Ini tidak selalu benar. Beberapa masalah terlalu penting untuk dikompromikan, dan kita perlu mengetahui apa masalah ini dalam kasus kami.

Namun, tidak ada gunanya menjadi keras kepala hanya demi menjadi keras kepala. Kita mungkin dapat berkompromi pada banyak hal yang berbeda dan mengajak pasangan kita untuk juga mencari kompromi.

Baca Juga: Begini Cara Top Up Pinjaman KUR BRI 2023 Meski Masih Punya Angsuran Sebelumnya, Tidak Perlu Agunan Baru

Setiap hubungan membutuhkan tingkat kompromi, dan bukan dalam "Saya mengertakkan gigi, jadi Anda akan memberi saya apa yang saya inginkan selanjutnya." Kompromi dapat berupa menemukan cara yang lebih baik dalam mengelola berbagai hal dan membuat kedua orang tetap nyaman.

Misalnya, jika salah satu pasangan menyukai konser yang keras dan yang lain membencinya, kompromi dapat dilakukan dengan memberikan konser yang lebih kecil, agar pasangan tersebut pergi bersama teman-temannya atau membatasi jumlah konser. Keduanya harus setuju dengan solusinya.

5. Lakukan lebih baik
Tidak banyak gunanya menerima kesalahan Anda jika itu akan diulangi lagi. Jika Anda mengenali sesuatu sebagai bukan yang terbaik, ide yang bagus adalah mencoba dan mengubahnya di masa depan. Tentu, Anda tidak akan selalu dapat membuat perubahan instan, tetapi Anda dapat berkomitmen untuk meningkatkan diri.

Banyak orang diam-diam berharap masalahnya hilang dengan sendirinya, yang jarang terjadi. Jika kita tertarik untuk mempertahankan hubungan, kita perlu berbuat lebih baik sebisa mungkin. Beberapa hal tidak akan berubah, tetapi yang lain bisa menjadi lebih baik dan menyebabkan lebih sedikit konflik.

Baca Juga: Biar Ga Kudet, Ini Cara Bikin Teks Unik di WhatsApp Tanpa Aplikasi Tambahan

Menyelesaikan pertengkaran seringkali bukan hanya tentang menenangkan diri, tetapi secara proaktif mengatasi masalah yang menyebabkan pertengkaran tersebut. Jika Anda melakukan bagian Anda, pasangan atau teman Anda kemungkinan besar akan melakukan bagian mereka juga.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# berbaikan
# pertengkaran
# Kebiasaan
# hubungan
# Cara

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.