Perbedaan Paling Mencolok Ban Tubeless dan Ban Biasa untuk Motor

Ilustrasi perbedaan paling mencolok antara ban tubeless dan ban biasa untuk motor.
Ilustrasi perbedaan paling mencolok antara ban tubeless dan ban biasa untuk motor.

AYOJAKARTA.COM — Ban adalah salah satu komponen penting pada sepeda motor yang memengaruhi kinerja, keamanan, dan kenyamanan berkendara.

Dalam pasar ban motor, terdapat dua jenis utama, yaitu ban tubeless dan ban biasa (tube type).

Meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama, terdapat perbedaan yang mencolok antara keduanya.

Berikut ini adalah perbedaan paling mencolok antara ban tubeless dan ban biasa untuk motor seperti dilansir dari laman Motorcycle Cruiser, Rabu, 21 Juni 2023.

Baca Juga: 2 Jenis Motor Trail Spek Paripurna, Harga di Bawah Rp20 Juta, Ngeri Gak tuh, Apa Saja?

Sistem Penahan Udara

Perbedaan utama antara ban tubeless dan ban biasa terletak pada sistem penahan udara.

Ban tubeless, seperti namanya, tidak memerlukan tabung dalam (inner tube) untuk menyimpan udara.

Sebaliknya, ban tubeless dirancang dengan dinding ban yang lebih tebal dan dilapisi dengan bahan khusus yang tahan bocor.

Hal ini memungkinkan ban tubeless dapat menjaga tekanan udara lebih lama meskipun terjadi kebocoran kecil.

Sementara itu, ban biasa membutuhkan tabung dalam yang terbuat dari karet untuk menyimpan udara.

Ketika ban biasa mengalami kebocoran, udara dalam tabung dalam akan keluar dan menyebabkan ban kempis.

Pengguna ban biasa harus memperhatikan secara rutin tekanan udara dalam tabung dalam untuk menjaga kinerja ban.

Baca Juga: Mudah Dikenali! Inilah Ciri-ciri Motor yang Harus Segera Diservis, Apa Saja?

Keamanan

Dalam hal keamanan, ban tubeless memiliki keunggulan dibandingkan ban biasa.

Karena ban tubeless memiliki sistem tahan bocor, ban cenderung lebih aman saat terjadi kebocoran.

Bahkan jika ada paku atau benda tajam menembus ban, kehilangan tekanan udara akan lebih lambat dibandingkan dengan ban biasa.

Ini memberikan kesempatan kepada pengendara untuk mencapai tempat perbaikan tanpa kehilangan kendali sepenuhnya.

Di sisi lain, ban biasa lebih rentan terhadap kebocoran besar.

Jika ban biasa terkena paku atau benda tajam yang menusuk, tabung dalam dapat mengalami kerusakan dan menyebabkan kehilangan tekanan udara secara tiba-tiba.

Hal ini dapat berdampak negatif pada keseimbangan dan kendali motor.

Baca Juga: Rekomendasi Motor Matic dengan Bagasi Besar, Simak Kelebihan Honda PCX 160

Perawatan dan Biaya

Ban tubeless biasanya membutuhkan perawatan yang lebih sedikit dibandingkan dengan ban biasa.

Karena tidak ada tabung dalam yang perlu diperiksa dan diganti secara teratur, pengguna ban tubeless dapat menghemat waktu dan biaya perawatan.

Selain itu, karena ban tubeless cenderung lebih tahan bocor, penggunaannya juga dapat mengurangi biaya perbaikan dan penggantian ban yang tidak terduga.

Sebaliknya, ban biasa membutuhkan perawatan yang lebih intensif.

Tabung dalam harus diperiksa secara berkala dan diganti jika ditemukan kebocoran atau kerusakan.

Hal ini dapat meningkatkan biaya perawatan dan memerlukan waktu tambahan untuk melakukan perawatan rutin.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tubeless
# motor
# BAN

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.