AYOJAKARTA.COM - Tinggal menghitung hari menuju momen peringatan Hari Ibu.
Peringatan Hari Ibu diadakan setiap tanggal 22 Desember 2022.
Momen Hari Ibu sendiri sering diperingati sebagai hari untuk mengekspresikan kasih sayang dan rasa terima kasih kepada ibu tercinta.
Baca Juga: Masih Jadi Lagu Andalan Saat Hari Ibu, ini 5 Fakta Menarik Lagu Bunda Milik Melly Goeslaw
Meski sebenarnya hal tersebut bisa dilakukan kapan saja, namun Hari Ibu membuat momen tersebut makin berkesan.
Lantas bagaimanakah sebenarnya sejarah Hari Ibu yang ada di Indonesia sendiri?
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @melekinformasi5 pada Minggu (18/12/2022), Peringatan Hari Ibu di Indonesia diawali pada tahun 1928.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Kado Unik Lucu Aesthetic untuk Hari Ibu, Cek di Sini dan Bahagiakan Ibunda Tercinta!
Tepatnya pada tanggal 22 Desember hingga 25 Desember 1928 dimana para pejuang wanita Indonesia dari Jawa dan Sumatera berkumpul guna mengadakan Kongres Perempuan Indonesia pertama.
Kongres Perempuan Indonesia pertama tersebut diadakan di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama jalan Adisucipto Yogyakarta.
Dari kongres yang diikuti oleh 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera tersebut kemudian melahirkan terbentuknya kongres perempuan yang kini dikenal sebagai kongres Wanita Indonesia atau Kowani.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Kado Untuk Hari Ibu, Tanaman Hias Hingga Logam Mulia Bakal Membahagiakan
Namun kongres perempuan sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 1912, dimana para pejuang wanita pada abad ke 19 seperti M. Christina Tiahahu, Cut Nyak Dien, Cut Mutiah, R.A. Kartini, Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Achmad Dahlan, Rangkayo Rasuna Said, dan lainnya secara tidak langsung telah merintis organisasi perempuan melalui berbagai gerakan perjuangan.
Hal itu yang kemudian menjadi latar belakang dan tonggak sejarah perjuangan kaum perempuan di Indonesia sekaligus memotivasi para pemimpin organisasi perempuan dari berbagai wilayah se nusantara berkumpul untuk menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib bagi kaum perempuan.
Pada Kongres Perempuan Indonesia pertama yang menjadi tujuan utama adalah mengenai persatuan perempuan nusantara, peranan perempuan dalam perjuangan kemerdekaan, peranan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita, pernikahan usia dini bagi perempuan, dll
Baca Juga: Happy Mother Day! Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember Bahasa Inggris dan Terjemahannya
Para pejuang perempuan dalam kongres tersebut menuangkan pikiran kritis dan upaya penting bagi kemajuan bangsa Indonesia khususnya perempuan.
Kemudian pada Juli 1935 dilanjutkan dengan pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia kedua.
Dalam kongres kedua ini dibentuk BPBH atau Badan Pemberantasan Buta Huruf dan menentang perlakuan tidak wajar atas buruh wanita perusahaan batik di Lasem, Rembang.
Baca Juga: 15 Link Twibbon Hari Ibu 22 Desember 2022 Gratis Untuk Dibagikan di Media Sosialmu!
Sedangkan penetapan Hari Ibu 22 Desember baru diputuskan dalam kongres Perempuan Indonesia yang ketiga pada tahun 1938 dan puncak peringatan hari Ibu paling meriah adalah saat peringatan ke-25 pada tahun 1953.
Dimana dalam perayaan tersebut, tak kurang dari 65 kota di Indonesia dari Meulaboh sampai Ternate merayakan peringatan Hari Ibu secara meriah.***

Share this article
Ternyata seperti ini sejarah dari Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember, sudah ada sejak 1938 silam.