AYOJAKARTA.COM - Tahukah Anda? Tekanan emosional dan finansial dipercaya bisa menjadi salah satu pencetus kasus viral seorang ayah di Jagakarsa tega menghabisi keempat putrinya.
Tindakan KDRT yang berujung mencederai anak, menurut psikolog merupakan perilaku tidak wajar bagi seorang suami serta ayah.
Sebab kewajiban melindungi anak dan istri merupakan peran laki-laki sebagai seorang ayah serta suami, jelas psikolog Felisitas Kaban.
Belajar dari peristiwa tersebut, seringkali seseorang tidak menyadari adanya perubahan emosional sehingga mengabaikan kebutuhan diri sendiri.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Bulu Merak Mana yang jadi Favoritmu? Pilihanmu Akan Menuntun pada Kebahagiaan
Mengenali dan mengendalikan emosi yang terjadi di dalam diri merupakan hal penting, sebab jika diabaikan akan bisa berdampak merusak orang terdekat.
Oleh karenanya, setiap individu perlu mengetahui dan menyadari kapan waktu paling tepat untuk berkonsultasi dengan psikolog.
Sebagai bahan evaluasi diri, berikut ini adalah tujuh tanda seseorang sudah perlu untuk melakukan sesi terapi dengan seorang ahli psikolog.
1. Ketika Merasa Hidup Begitu Intens dan Berat
Tanda pertama yang mengharuskan seseorang perlu berkonsultasi dengan psikolog adalah saat merasa segala hal dalam hidup begitu intens atau berat.
Dalam kadar tertentu merasakan emosi negatif merupakan hal yang wajar, namun jika sudah berlebih dan sering terjadi maka sudah saatnya menemui psikolog.
2. Merasa Lelah Berkepanjangan
Tanda kedua seseorang perlu ke psikolog adalah ketika sudah merasakan lelah yang berkepanjangan, meski jam tidur sudah lebih dari cukup.
3. Alami Momen Kehilangan yang Penting dalam Hidup
Tanda ketiga harus ke psikolog adalah ketika seseorang merasakan atau mengalami momen kehilangan sesuatu yang penting dalam hidup.
Kehilangan bukan saja dalam bentuk barang berharga, tetapi juga orang terdekat, serta status penting dari suatu hubungan.
Seseorang yang mengalami kehilangan, akan cenderung mengalami beberapa fase seperti penyangkalan, marah, bargaining, kesedihan serta mulai terjadi penerimaan.
Dalam menghadapi situasi kehilangan, seseorang bisa berubah dan bertindak diluar nalar jika tidak segera mendapatkan penanganan.
4. Menjauh Secara Emosional
Tanda keempat seseorang perlu ke psikolog adalah ketika seseorang sudah menjauh secara emosional dari kehidupan sosial dengan orang terdekat.
5. Mulai Menyakiti Diri Sendiri
Tanda kelima seseorang perlu ke psikolog adalah ketika menghadapi suatu persoalan dengan cara menyakiti diri sendiri, baik dengan narkoba atau sejenisnya.
6. Sedang Menggali Potensi Diri
Seseorang yang sedang ingin melakukan pengembangan diri, mengetahui potensi diri merupakan tanda keenam perlu ke psikolog.
7. Ingin Mengakhiri Hidup
Tanda ketujuh dan merupakan poin terpenting yang menjadi penanda seseorang perlu ke psikolog adalah ketika ada keinginan mengakhiri hidup.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Selasa, 12 Desember 2023 dari kanal YouTube Satu Persen – Indonesian Life School. ***

Share this article
Oleh karenanya, setiap individu perlu mengetahui dan menyadari kapan waktu paling tepat untuk berkonsultasi dengan psikolog.