Punya Kartu KIP? Segera Periksa Rekening untuk Mendapatkan Bantuan Sebesar Rp.1 Juta!

Untuk mendapatkan bansos PIP, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) perlu memenuhi persyaratan-persyaratan yang akan dibeberkan pada artikel ini.
Untuk mendapatkan bansos PIP, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) perlu memenuhi persyaratan-persyaratan yang akan dibeberkan pada artikel ini.

AYOJAKARTA.COM -- Ada kabar gembira bagi para siswa yang memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Pada tahun 2024 ini, ada bantuan sebesar Rp.1 Juta bagi seluruh siswa yang memiliki kartu KIP.

Pemilik kartu KIP terlebih dahulu mendaftar untuk mengikuti Program Indonesia Pintar (PIP).

Untuk mendapatkan bansos PIP, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) perlu memenuhi persyaratan-persyaratan yang akan dibeberkan pada artikel ini.

Bansos PIP adalah bantuan dari pemerintah bagi siswa/siswi kurang mampu untuk melanjutkan pendidikannya.

Bansos PIP bertujuan agar siswa/siswi yang kurang mampu tersebut melanjutkan pendidikan sekurang-kurangnya sampai tingkat menengah atas.

Bansos PIP ini kembali Hadir dan akan dicairkan pada tahun 2024 bersamaan dengan bansos-bansos lain seperti bansos PKH dan bansos BPNT.

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para siswa agar dapat mencairkan dana bansos PIP ke rekening.

Penerima bansos PIP adalah seorang siswa yang memiliki kartu KIP yang didapatkan dari pendataan di Dapodik dengan DTKS Kemensos.

Baca Juga: BURUAN Log In! Pendaftaran IISMA 2024 Sudah Dibuka, Berikut Syarat Penting dan Caranya

Selain itu, penerima bansos PIP haruslah keluarga kurang mampu atau rentan miskin dengan beberapa pertimbangan berikut:

1. Siswa berstatus yatim dan/atau piatu, termasuk siswa yang berada di panti sosial atau panti asuhan.

2. Siswa yang baru kembali sekolah akibat putus sekolah.

3. Siswa yang terdampak bencana alam.
Siswa korban musibah di daerah konflik.
Siswa berkebutuhan khusus.

4. Siswa yang orangtua/walinya sedang berstatus sebagai narapidana.
Siswa yang berstatus sebagai tersangka atau narapidana.

Besaran dana bantuan PIP beragam tergantung tingkag pendidikan pendaftar. Berikut adalah rinciannya :

1. SD : Rp 450.000 per tahun (siswa baru dan kelas akhir mendapatkan Rp 225.000).

2. SMP: Rp 750.000 per tahun (siswa baru dan kelas akhir mendapatkan Rp 375.000).

3. SMA/SMK: Rp 1 juta per tahun (siswa baru dan kelas akhir mendapatkan Rp 500.000).

Pendaftaran bansos PIP dapat dilakukan di ling resmi pip.kemdikbud.go.id, dengan melakukan langkah-langkah berikut ini :

1. Persiapkan KK, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), SKTM, Rapor, Surat Pemberitahuan Penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari sekolah.

2. Mendaftar ke lembaga pendidikan terdekat

3. Sekolah akan mencatat data siswa calon penerima

4. Sekolah akan mendaftaran siswa calon ke Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

Baca Juga: Bikin Kamu Auto Lolos! Ini Rata-Rata Nilai Rapor SNBP di UIN Jakarta Rumpun Soshum

Untuk pengecekan nama penerima bansos PIP, dapat dilakukan juga di pip.kemdikbud.go.id kemudian mengisi NISN dan NIK siswa, lalu klik "Cek penerima PIP".

Demikian informasi mengenai cara mencairkan bansos PIP pada tahun 2024 ini.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# KIP
# KIP
# rekening
# Bantuan
# Pendidikan

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.