Benarkah Nyamuk Wolbachia Hasil Rekayasa Genetika dan Masyarakat Akan Jadi Kelinci Percobaan? Prof Uut Beberkan Fakta Ini

Ilustrasi nyamuk wolbachia
Ilustrasi nyamuk wolbachia

AYOJAKARTA.COM – Kontroversi soal penyebaran nyamuk Wolbachia membuat sebagian masyarakat menjadi resah.

Salah satu yang membuat penyebaran nyamuk Wolbachia ini jadi kontroversi lantaran disebut-sebut karena nyamuk ini telah mengalami rekayasa genetika.

Lantas benarkah ada rekayasa genetika dalam menciptakan nyamuk Wolbachia ini?

Menjawab keresahan masyarakat tersebut, seorang peneliti nyamuk asal UGM yaitu Prof dr Adi Utarini memberikan jawabannya melalui TikTok @kemenkesri pada (30/11/2023).

Baca Juga: Bahas Food Estate di Gunung Mas Kalimantan Tengah, Mahfud MD: Tanah Bergambut Tak Mungkin Tumbuh Jagung

Dengan tegas, Prof Adi Utarini mengatakan bahwa nyamuk Wolbachia tak mengalami rekayasa genetika sama sekali.

“Tidak benar dan nyamuknya adalah nyamuk aedes aegypti,” ujar Profesor yang akrab disapa Prof Uut tersebut.

Selain itu, Prof Uut juga menjelaskan bahwa Wolbachia merupakan bakteri alami yang memang banyak terdapat di serangga.

“Di alam, Wolbachia itu adalah juga bakteri alami. Separuh lebih serangga yang ada di sekitar kita tuh ada Wolbachia-nya,” jelas Prof Uut.

“Lalat buah, kupu-kupu, ngengat, itu semua ada Wolbachia-nya,” imbuhnya.

Baca Juga: Patahkan Statement Gibran, Pengamat Politik Sebut Food Estate Pernah Gagal di Zaman Soeharto

Atas hal itulah, Prof Uut tegas meyakinkan bahwa rekaya genetika terhadap nyamuk Wolbachia tak ada sama sekali.

“Jadi tidak ada rekayasa genetika,” tegas Prof Uut.

“Wolbachia yang ada di tubuh nyamuk Aedes Aegypti itu sama dengan Wolbachia yang ada di inangnya lalat buah dan juga nyamuknya itu juga sama karakteristiknya dengan nyamuk Aedes Aegypti yang ada di alam,” lanjutnya.

Tak hanya itu, menanggapi soal masyarakat dijadikan kelinci percobaan dengan program penyebaran nyamuk Wolbachia, Prof Uut mengungkap fakta baru.

Baca Juga: Dianiaya hingga Koma, David Ozora Justru Akui Tak Dendam pada Mario Dandy, Ternyata Ini Alasannya

Penelitian dan riset soal nyamuk Wolbachia ternyata sudah dilakukan sejak 12 tahun terakhir, tepatnya dimulai pada 2011 silam.

“Nggak dong, uji coba atau risetnya itu sudah dilakukan di Yogyakarta sejak tahun 2011,” terang Prof Uut.

“2014 kami mulai melepaskan nyamuk Aedes Aegypti yang sudah ber Wolbachia ini secara bertahap di empat dukuh dulu kemudian diperluas di Kota Yogyakarta,” imbuhnya lagi.

Baca Juga: Cerita David Ozora Bertemu Almarhum Gus Dur di Mimpi: Jangan Ikut Saya Kamu ke Sana Saja

Profesor Uut juga menjelaskan soal dampak penyebaran nyamuk Wolbachia tujuannya untuk menurunkan kasus DBD.

“Dampak yang dituju adalah menurunkan kasus Demam Berdarah Dengue. Kita melepaskan nyamuk ya, sebetulnya telur nyamuk kita letakkan di ember kemudian di situ setiap dua minggu embernya diganti gitu,” jelasnya.

“Nah, ketika itu dilakukan mungkin akan dirasakan jumlah nyamuknya bertambah tapi itu nggak banyak kok nggak sampai 10 persen dari yang ada di alam di sekitar kita,” lanjutnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Prof Uut
# Kelinci Percobaan
# Adi Utarini
# Rekayasa Genetika
# Aedes Aegypti
# Wolbachia
# nyamuk
# dbd
# Yogyakarta
# ugm

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.