5 Cara Mengenali Psikopat, Manipulator Ulung yang Menghalalkan Segala Cara Secara Ekstrim

Para peneliti percaya bahwa temuan mereka membuka wilayah yang lebih baru untuk memahami apa yang mendorong manusia menjadi psikopat.
Para peneliti percaya bahwa temuan mereka membuka wilayah yang lebih baru untuk memahami apa yang mendorong manusia menjadi psikopat.

AYOJAKARTA.COM - Istilah psikopat sangat sering digunakan dan cukup populer di masyarakat.

Kamu sendiri pasti seringkali mendengar istilah psikopat dan bagaimana bayangan yang muncul tentangnya.

Namun, secara disiplin psikologi, tidak banyak orang yang tahu arti psikopat dan pengertian sebenarnya.

Baca Juga: Jarang Disadari, Inilah Bahayanya jika Memainkan Handphone yang Sedang Dicas, Bisa Picu Kebakaran Lho!

Banyak orang mengira psikopat adalah seseorang yang pada dasarnya memiliki sifat kejam, tetapi tidak selalu demikian.

Psikopat juga seringkali disalah artikan sebagai sosiopat, atau memiliki sifat sosiopat.

Pada kenyataannya, baik psikopat maupun sosiopat bukanlah hasil diagnosis penyakit mental yang sebenarnya.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Kenali Karakter Tersembunyi Pria dari Postingan Instagramnya, Apakah Narsis?

Dalam dunia psikiatri, keduanya berada di bawah payung kondisi yang disebut gangguan kepribadian antisosial (Antisocial Personality Disorder – ASPD).

Eric Patterson, seorang konselor profesional berlisensi yang berbasis di Cabot, Pennsylvania, menjelaskan bahwa ada banyak informasi yang salah di luar sana tentang psikopat.

“Menyebut seseorang sebagai psikopat memiliki konotasi yang sangat negatif,” kata Patterson.

Baca Juga: Ini Cara Cek Bansos Kemensos 2024 Secara Online Untuk Cek Penerima BPNT, Apakah Nama Kamu Terdaftar?

“Beralih ke diagnosis seperti gangguan kepribadian antisosial memungkinkan para ahli untuk menggunakan seperangkat kriteria diagnostik untuk membuat diagnosis,” lanjut Patterson.

Dengan banyaknya kebingungan mengenai istilah psikopat, bagaimana bisa diketahui apakah seseorang memiliki gangguan kepribadian antisosial?

Berikut adalah 5 tanda dan gejalanya:

1. Mengabaikan Orang Lain dan Nilai-nilai Masyarakat

Mengabaikan orang lain adalah salah satu tanda ASPD yang paling menonjol. Perilaku ini melibatkan pelanggaran hak-hak orang lain dan hukum yang ditetapkan oleh masyarakat.

Seseorang dengan ASPD mungkin tidak mengikuti norma-norma masyarakat, dan mereka mungkin melakukan hal-hal yang dianggap melanggar hukum oleh orang lain.

Baca Juga: Ini Cara Cek Bansos Kemensos 2024 Secara Online Untuk Cek Penerima BPNT, Apakah Nama Kamu Terdaftar?

2. Gemar Berbohong dan Cenderung Manipulasi

Orang dengan ASPD juga cenderung berpartisipasi dalam perilaku curang. Mereka bahkan mungkin berbohong tentang nama mereka dan menggunakan identitas lain.

Biasanya, kebohongan tersebut merupakan upaya untuk mendapatkan sesuatu dari orang lain, seperti keuntungan finansial atau lainnya.

Mereka mungkin memanipulasi orang dengan menggunakan pesona dan sanjungan. Manipulasi ini juga dapat melibatkan pelecehan emosional atau pemerasan.

3. Agresivitas

Penting untuk dicatat, bahwa tidak semua psikopat agresif secara fisik. Namun, sifat umum di antara orang-orang dengan ASPD adalah mereka bertindak dengan cara yang agresif atau sangat mudah tersinggung.

Meskipun agresi ini dapat melibatkan perkelahian fisik, agresivitas tidak harus bersifat fisik. Hal ini juga bisa melibatkan pelecehan verbal.

4. Impulsif atau Bersikap Tiba-tiba Menuruti Emosi

Orang dengan ASPD dapat bertindak impulsif, artinya mereka melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkan akibatnya.

Ketika berperilaku dengan cara yang berisiko, mereka mungkin tidak memikirkan keselamatan mereka sendiri atau keselamatan orang lain.

Karena sifat impulsif inilah, orang dengan ASPD lebih mungkin untuk menyalahgunakan narkoba daripada lainnya.

Baca Juga: Tes Kepribadian Ilusi Optik: Bagaimana Kamu Perlakukan Pasanganmu dari Apa yang Pertama Kali Kamu Lihat

Orang dengan ASPD juga memiliki peluang lebih tinggi untuk tertular penyakit menular seksual karena perilaku seksual impulsif.

Dan juga, orang dengan ASPD memiliki kemungkinan kematian lebih awal daripada orang tanpa gangguan serupa, seperti kecelakaan, cedera, atau bunuh diri.

5. Tidak Memiliki Penyesalan

Seseorang dengan ASPD tidak merasa bersalah atau menyesal atas apa yang telah mereka lakukan.

Bahkan, orang dengan ASPD mungkin juga mencoba merasionalisasikan kerugian dari yang mereka sebabkan.

Patterson menunjukkan bahwa tidak semua orang memiliki semua gejala ASPD.

“Satu orang mungkin secara agresif menghadapi dan menyakiti orang lain secara fisik, sementara yang lain mungkin secara diam-diam memanipulasi orang lain,” kata Patterson.

Jadi, ciri-ciri psikopat dapat bervariasi dari satu orang ke orang lain.

Baca Juga: Tes IQ: Temukan Dompet yang Hilang dalam Waktu 11 Detik, Hanya 1 Persen yang Bisa Menemukannya, Kamu Termasuk?

Dan meskipun kekerasan mungkin merupakan gejala agresi seseorang, tidak semua psikopat melakukan kekerasan secara fisik.

Pada akhirnya, orang ASPD menggunakan orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Bagi orang dengan ASPD, tujuan menghalalkan segala cara sampai pada titik ekstrim.

 

***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ASPD
# Psikopat
# Sifat
# peluang
# penyakit

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.