AYOJAKARTA.COM - Tidak semua psikopat adalah pembunuh berantai. Mereka bisa saja teman, keluarga, atau rekan kerja, yang bersikap licik.
Psikopat terlihat seperti manusia normal, tapi ada satu perbedaan besar, mereka tidak memiliki hati nurani.
Mereka, kaum psikopat itu, mampu berperilaku buruk tanpa rasa penyesalan atau rasa bersalah sama sekali.
Psikopat adalah kaum yang ramah, menyenangkan, dan menawan. Bagi siapa saja yang bernasib buruk dekat psikopat ini, maka mimpi buruk telah dimulai.
Apa yang mulanya sebuah cerita indah perlahan-lahan berubah menjadi kekacauan yang tidak dapat dipahami.
Berikut 10 tanda bahwa orang terdekatmu adalah psikopat.
1. Mereka memikatmu dengan sempurna, cinta yang menggelora, dan sanjungan.
Salah satu cara untuk mengetahui apakah pasangan kamu seorang psikopat adalah bagaimana hubungan itu dimulai.
Ketika kamu pertama kali bertemu psikopat, segala sesuatunya berjalan sangat cepat.
Baca Juga: Daftar 23 PTN Terbaik di Indonesia Versi AppliedHE 2024, Skor ITB dan UGM Beda Tipis
Mereka akan memberitahumu seberapa banyak kesamaan yang mereka miliki denganmu.
Bagaikan bunglon, mereka mencerminkan harapan, impian, dan rasa tidak aman.
Mereka akan terus menerus memulai komunikasi dan tampaknya terpesona dengan dirimu setiap waktunya.
Jika kamu memiliki media sosial, mereka akan memberikan pujian, puisi, dan lelucon.
2. Memainkan emosi kamu dengan drama belas kasihan dan cerita yang mengundang simpati.
Banyaknya cerita sedih bisa jadi itu adalah tanda bahwa kamu sedang berhubungan dengan psikopat.
Mereka sering kali terlihat lucu dan polos pada awalnya. Mereka akan menceritakan mantan kekasihnya yang kasar.
Seringkali, mereka mengatakan bahwa yang diinginkan hanyalah kedamaian dan ketenangan.
Mereka terlihat membenci drama, namun kamu akan segera menyadari bahwa ada lebih banyak drama di sekitar mereka dari siapapun yang pernah kamu kenal.
3. Melibatkanmu dalam cinta segitiga versi mereka sendiri
Setelah kamu terpikat, maka cinta segitiga akan terjadi. Mereka mengelilingi diri mereka dengan mantan kekasih, calon pasangan, dan siapapun yang memberi mereka perhatian tambahan.
Termasuk, dengan orang-orang yang sebelumnya mungkin pernah dicela oleh si psikopat dan menyatakan bahwa kamu lebih unggul.
Saat kamu berkencan dengan psikopat, kebingungan dan permainan kekuasaan adalah hal yang biasa.
4. Terus menerus menulis ulang kenyataan
Memiliki hubungan dengan psikopat seringkali melibatkan banyak manipulasi. Mereka secara terang-terangan menyangkal perilaku manipulatif mereka sendiri dan mengabaikan bukti ketika dihadapkan dengan hal itu.
Mereka menjadi meremehkan dan menyangkal jika kamu mencoba untuk menyangkal kepalsuannya dengan fakta-fakta.
Orang toxic akan mengkondisikan kamu untuk percaya bahwa masalahnya bukan pada sikap pelecehan yang mereka lakukan, melainkan reaksi kamu terhadap pelecehan mereka.
5. Menuduh kamu merasakan emosi yang sengaja mereka pancing
Mereka akan menyebut kamu cemburu setelah secara terang-terangan menggoda mantan. Mereka menyebut kamu membutuhkan setelah mengabaikanmu selama berhari-hari.
Mereka akan menggunakan reaksi kamu yang dibuat-buat untuk mendapatkan simpati dari target lain, mencoba membuktikan betapa histerisnya kamu.
Kamu mungkin pernah menganggap diri kamu sebagai orang yang sangat santai, tapi berkencan dengan psikopat akan membalikkan pemikiran itu.
6. Kamu telah memperhatikan bahwa mereka berbohong dan membuat alasan
Petunjuk lain yang jelas bahwa pasangan kamu mungkin seorang psikopat adalah selalu berbohong.
Selalu ada alasan untuk segala hal, bahkan hal-hal yang tidak memerlukan alasan.
Mereka mengarang kebohongan lebih cepat daripada kamu bisa mempertanyakannya.
Mereka akan selalu menyalahkan orang lain dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk merasionalisasikan perilaku mereka daripada memperbaikinya.
Bahkan, ketika tertangkap basah dalam kebohongan, mereka tidak menunjukkan penyesalan atau rasa malu. Seolah-olah, mereka ingin kamu memergokinya.
7. Memancing kecemburuan dan persaingan sambil mempertahankan kedok kepolosannya
Pasangan psikopat kamu akan melakukan hal-hal yang membuat kamu meragukan tempat di hatinya. Jika mereka aktif di media sosial, mereka akan memancing mantan yang pernah dikecam dengan foto dan lelucon. Mereka memperhatikan aktivitas kompetisi dan mengabaikan aktivitas kamu.
8. Merendahkan harga diri kamu
Setelah sebelumnya menghujani kamu dengan perhatian dan kekaguman tanpa henti, pasangan psikopat kamu tiba-tiba terlihat sangat bosan.
Mereka memperlakukan kamu dengan diam dan menjadi sangat jengkel karena kamu tertarik untuk melanjutkan hubungan penuh gairah yang mereka buat.
Kamu mulai merasa seperti sebuah objek bagi mereka.
Baca Juga: Tak Disangka! Lulusan Unair dari Fakultas Ini Kantongi Gaji Tertinggi
9. Menunjukkan sikap egois dan haus akan perhatian
Ketika kamu menjalin hubungan dengan seorang psikopat, mereka menguras energi kamu dan menghabiskan seluruh hidupmu.
Tuntutan mereka untuk dipuja tidak pernah terpuaskan. Kamu mengira bahwa kamu adalah satu-satunya orang yang dapat membuat mereka bahagia. Namun, kenyataannya, tidak ada yang bisa mengisi kekosongan jiwa seorang psikopat.
10. Kamu tidak menjadi asing dengan perasaanmu sendiri
Kamu tahu bahwa kamu menjalin hubungan dengan psikopat ketika cinta dan kasih sayang alamiah kamu berubah menjadi kepanikan dan kecemasan berlebihan.
Kamu meminta maaf dan menangis lebih banyak dari yang pernah kamu lakukan dalam hidupmu.
Kamu hampir tidak bisa tidur, dan kamu bangun setiap pagi dengan perasaan cemas dan tidak tenang.
Kamu tidak tahu apa yang terjadi pada diri kamu yang dulu santai, menyenangkan, dan mudah bergaul.
Setelah berkencan dengan seorang psikopat atau bahkan hanya pertemuan romantis singkat dengannya, kamu akan merasa gila, lelah, terkuras, terkejut, dan kosong.
Kamu menghancurkan seluruh uang yang telah kamu habiskan dalam hidup kamu, mengakhiri pertemanan, dan mencari-cari alasan di balik itu semua.
***

Share this article
Tidak semua psikopat adalah pembunuh berantai. Mereka bisa saja teman, keluarga, atau rekan kerja, yang bersikap licik.