AYOJAKARTA.COM -- Empat fakta psikologi orang yang pelupa, kira-kira apa saja ya?
Tiba-tiba kamu kehilangan kunci motor padahal akan dipakai pergi, mungkin kamu lupa menaruh kuncinya di mana.
Ternyata lupa merupakan kondisi seseorang kehilangan atau tidak mampu untuk mengingat informasi atau suatu pengalaman yang telah dialami maupun dipelajari sebelumnya.
Baca Juga: Tanda-Tanda Bahwa Kamu Telah Lelah Secara Mental Menurut Psikologi, Salah Satunya Mudah Marah?
Lupa merupakan kondisi umum bisa dialami oleh semua orang, bisa terjadi karena beberapa alasan.
Seperti waktu tidur yang kurang, kelelahan, stress, pola hidup yang tidak sehat, cedera otak, atau karena kondisi medis tertentu.
Mudah lupa atau memiliki sifat pelupa juga bisa terjadi pada mereka yang telah berusia lanjut, tapi pelupa juga terkadang dialami oleh orang yang masih muda.
Namun tahukah kamu ada fakta psikologi orang yang pelupa, salah satunya bukan berarti karena pikun tapi bisa jadi ciri-ciri orang cerdas.
Baca Juga: Tes Psikologi: Gambar Pertama yang Dilihat Ungkap Seberapa Tradisional dan Loyalnya Dirimu
Agar tidak penasaran, berikut 4 fakta psikologi orang yang pelupa sebagaimana dikutip Ayojakarta.com dari unggahan TikTok @fakta.psikologi3 pada Minggu (17/3/2024).
1. Orang pelupa tidak sama dengan pikun
Perlu diingat bahwa pelupa dan pikun tidaklah sama, kondisi keduanya berbeda dan tidak serta merta lupa selalu diartikan dengan pikun.
Pikun merupakan kondisi seseorang mengalami penurunan kemampuan dalam mengingat dan umumnya terjadi pada orang lanjut usia.
Sementara jika kamu lupa menaruh barang itu merupakan hal normal jika hanya terjadi satu dua kali saja.
2. Orang pelupa tandanya otak sehat
Menurut Bloken Richard seorang peneliti dari Toronto mendapati bahwa orang yang sering pelupa menandakan otak yang sehat dan normal.
Dikatakan bahwa otak sedang membuang hal-hal yang tidak penting untuk memberi ruang informasi-informasi baru yang berguna dan dibutuhkan.
Baca Juga: 3 Bentuk Jari Telunjuk Dipercaya Ungkap Psikologi Seseorang, Kamu Tipe yang Mana?
3. Orang pelupa bukan daya ingat menurun, tapi kinerja otak yang sangat baik
Berdasarkan riset dalam Jurnal Kesehatan Neuron, dikatakan bahwa orang pelupa menandakan kecerdasan yang tinggi.
Orang pelupa bukan karena daya ingatnya yang menurun tapi karena kinerja otak yang sangat baik, sehingga bisa memilah informasi mana yang penting maupun tidak penting.
4. Laki-laki lebih pelupa daripada perempuan
Profesor Jostein Holmen dari Norwegian University of Science Technology (NTNU) mengatakan bahwa laki-laki terbukti lebih pelupa daripada perempuan.
Baca Juga: Psikologi Kepribadian Seseorang dari Bentuk Jempol Jari Tangan, Jempolmu Melengkung atau Lurus?
Peneliti menemukan bahwa perempuan memiliki daya ingat yang lebih baik dibandingkan pria. Dalam penelitian juga menunjukkan bahwa laki-laki memiliki kesulitan mengingat nama dan tanggal khusus.
Itulah beberapa fakta psikologi orang yang pelupa, jika sering lupa menaruh barang bukan berarti pikun ya!***

Share this article
Tahukah kamu ternyata ada fakta psikologi orang pelupa, salah satunya bukan berarti karena pikun tapi bisa jadi ciri-ciri orang cerdas lho.