Terapkan 4 Teknik Ini untuk yang Gampang Emosian, Dijamin Ampuh Bikin Tenang!

Ilustrasi Orang yang Emosian
Ilustrasi Orang yang Emosian

AYOJAKARTA.COM -- Siapa yang mudah emosian bahkan untuk hal sepele dan di luar kendali?

Jika kamu termasuk orang yang emosian, maka teknik ini mungkin bisa digunakan.

Teknik ini tidak hanya bisa digunakan untuk orang yang emosian saja, tetapi bisa juga diterapkan ketika mulai merasakan emosi negatif misalnya sedih, baper, ngamuk, frustrasi dan banyak emosi negatif lainnya.

Menerapkan teknik ini bisa membantumu lebih tenang dan tidak mudah dikuasai emosi negatif.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Kamu Lihat Wajah Wanita atau Pria Berteriak? Ungkap Karakter dari Kebiasaan Online di Jejaring Sosial

Ini merupakan teknik yang diberi nama STAR, yaitu S untuk Stop (berhenti, T untuk Thinking (berpikir), A untuk asses (menilai) dan R untuk Respond (respon).

Lantas, apa saja empat teknik yang bisa digunakan untuk yang gampang emosian?

Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @mudamudigaul pada Rabu (20/3/2024), berikut empat teknik yang bisa digunakan untuk yang gampang emosian.

Baca Juga: 4 Mitos tentang Puasa yang Masih Banyak Dipercaya, Benarkah Menangis Bisa Membatalkan Puasa?

1. Stop = Berhenti

Teknik pertama yang bisa digunakan untuk yang gampang emosian yaitu Stop atau berhenti.

Saat mulai dikuasai emosi negatif, kamu harus mulai berhenti dan mengontrol diri sendiri.

Jangan biarkan dirimu sampai terlarut dalam emosi dan perasaan negatif tersebut agar bisa menjalankan kehidupan dengan baik.

Baca Juga: Calon Dokter Wajib Tahu! 5 PTN dengan Biaya Kuliah Kedokteran Terjangkau, Tertarik untuk Mendaftar?

2. Thinking = Berpikir

Teknik kedua yang bisa digunakan untuk yang mudah emosian yaitu dengan Thinking atau berpikir.

Saat sudah berhasil mengontrol diri sendiri, maka cobalah berpikir secara rasional setelahnya.

Saat bisa berpikir secara rasional maka aktivitas ini bisa mengalihkan rasa emosi yang tadinya hampir menguasaimu.

Baca Juga: 6 Hal yang Perlu Diketahui Masuk Jurusan Kuliah Kedokteran, Tak Langsung Dapat Gelar dr Setelah Lulus

3. Asses = Menilai

Teknik kedua yang bisa digunakan untuk yang gampang emosian yaitu dengan Asses atau menilai.

Setelah berhasil berpikir secara rasional, tibalah saatnya untuk menilai perasaan diri sendiri seperti apa.

Kamu bisa menilai apakah emosi yang seperti itu termasuk benar atau tidak?

Jangan sampai menyesal hanya karena emosi negatif sesaat.

Baca Juga: Gaji Fresh Graduate Lulusan Jurusan Teknik Sipil di Indonesia Berdasarkan Industri, Nominalnya Menggiurkan?

4. Respond = Respons

Salah satu cara yang bisa digunakan untuk yang mudah emosian yaitu dengan respond atau respons.

Ketika sudah melewati tahap stop, thinking dan asses maka kini saatnya masuk di tahap respons.

Di tahap ini, respons seperti apa yang harus dikeluarkan untuk situasi yang membuat emosi.

Kamu bisa memberikan respons dalam bentuk ucapan atau tindakan selanjutnya.

Demikian informasi mengenai teknik yang bisa digunakan untuk yang mudah emosian, semoga bermanfaat. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Respond
# thinking
# Star
# emosian
# teknik
# Stop
# Tenang

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.