Inilah 6 Alasan Kue Nastar Retak dan Pecah, Lakukan Cara Ini agar Tidak Gagal

Kesalahan dalam penggunaan bahan atau teknik pembuatan yang kurang tepat dapat berdampak pada hasil akhir nastar.
Kesalahan dalam penggunaan bahan atau teknik pembuatan yang kurang tepat dapat berdampak pada hasil akhir nastar.

AYOJAKARTA.COM – Membuat nastar yang seringkali menjadi tantangan bagi banyak orang, terutama saat momen lebaran hari raya idul fitri.

Nastar, dengan rasa manis nan lembut dan aroma nanas yang khas, sering menjadi favorit di meja makan.

Namun, seringkali kita mengalami masalah yang sama: nastar yang retak, terlalu kering, atau bahkan terlalu basah.

Kesalahan dalam penggunaan bahan atau teknik pembuatan yang kurang tepat dapat berdampak pada hasil akhir nastar.

Dilansir AyoJakarta dari video YouTube Mitadata Salles yang diunggah 9 Mei 2011 tentang 6 hal yang dilakukan agar nastar tidak pecah.

Baca Juga: Solusi Harga Telur Ayam yang Melambung! Pemerintah Bagikan 2 Bansos Bangan per KPM, Bantuan MRP Termasuk?

Berikut enam alasan dan cara menghindari kesalahan umum yang sering terjadi saat membuat nastar dari video:

1. Penggunaan selai nanas basah

Jika selai nanas yang digunakan terlalu basah, ini bisa membuat tekstur nastar menjadi lembek dan cenderung retak saat dipanggang.

Disarankan untuk membuat selai nanas sendiri dengan konsistensi yang tepat, yang tidak terlalu encer, agar hasil nastar lebih baik.

2. Mentega berkualitas rendah

Mentega berkualitas rendah dapat mempengaruhi hasil akhir nastar. Disarankan untuk menggunakan mentega yang berkualitas baik untuk memastikan kualitas nastar.

3. Penggunaan gula pasir kasar

Gula pasir kasar sulit larut dalam adonan, sehingga dapat mempengaruhi tekstur nastar.

Disarankan untuk menggunakan gula halus yang lebih cepat larut dalam adonan, sehingga membuat nastar lebih halus.

4. Pengulenan adonan terlalu lama

Menguleni adonan terlalu lama dapat membuat nastar menjadi keras karena panas dari tangan dapat membuat mentega meleleh.

Disarankan untuk cukup menguleni adonan hingga kalis saja, tanpa berlebihan.

5. Perbandingan adonan dan selai yang tidak sesuai

Jika selai nanas dimasukkan terlalu banyak, dapat membuat nastar terasa lengket.

Disarankan untuk memperhatikan takaran adonan dan selai nanas yang sesuai agar hasil nastar lebih baik.

Baca Juga: Universitas Hasanuddin Jadi Kampus Impianmu? CEK Skor Rata-Rata Nilai UTBK SNBT di UNHAS Serta Daya Tampung

6. Suhu oven terlalu tinggi

Suhu oven yang terlalu tinggi dapat membuat nastar retak bahkan gosong di luar dan mentah di dalam.

Disarankan untuk memastikan suhu oven pada rentang yang tepat, yaitu sekitar 150-170 derajat celcius, agar nastar matang dengan baik.

Dengan mengikuti keenam tips ini, diharapkan nastar yang dihasilkan akan memiliki tekstur yang lembut, tidak retak, dan memiliki cita rasa yang baik.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Retak
# Pecah
# kue nastar
# Alasan
# penyebab

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.