AYOJAKARTA.COM - Masa kanak-kanak secara alami dipenuhi dengan naik turunnya emosi.
Namun hilangnya minat pada hal-hal yang selalu dinikmati dan menjauhkan diri dari teman bisa jadi lebih dari sekadar perubahan perkembangan.
Menurut Psych Central, depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang berdiri sendiri, yang dikenal sebagai gangguan depresi mayor (MDD), dan merupakan ciri dari gangguan lain, seperti gangguan bipolar dan gangguan stres pasca-trauma (PTSD).
Baca Juga: 7 Trik Psikologi untuk Memudahkan Kehidupan Sosialmu
Gejala depresi lebih dari sekadar suasana hati dan energi rendah yang terus-menerus. Mereka dapat melibatkan perubahan perilaku, gangguan fungsi kognitif, dan gejala somatik atau fisik.
Gejala depresi dapat terlihat berbeda pada anak-anak dibandingkan orang dewasa karena tahapan kehidupan yang berbeda.
Dr. Louise Metcalf, psikolog dan sekaligus pendiri Gheorg.com mengatakan bahwa sinyal depresi pada anak bisa dilihat dari hilangnya minat dan perubahan perilaku yang drastis.
Misalnya seorang anak penyuka antusias sebuah game, tetapi mereka berhenti menikmatinya tanpa ada yang bisa menggantikannya, itu adalah sinyal depresi yang kuat.
Baca Juga: 5 Bahasa Tubuh yang Tidak Boleh Kamu Lakukan Saat Bertatap Muka dengan Seseorang
Selain itu, tanda lainnya adalah anak menjadi pemarah, mudah tersinggung, dan sedih, atau datar secara emosional,
Tanda-tanda lain seorang anak mungkin mengalami depresi meliputi:
-
penurunan nilai yang tidak dapat dijelaskan
-
laporan perilaku buruk dari sekolah
-
sering menangis
-
menghabiskan lebih sedikit waktu dengan teman
-
tidur lebih atau kurang dari biasanya
-
menyatakan bahwa mereka tidak pandai dalam hal apa pun atau bahwa semuanya adalah kesalahan mereka
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Bisakah Kamu Temukan Lumba-lumba dalam Waktu 7 Detik? Coba Sekarang!
-
tidak peduli dengan sekolah, olahraga, atau aktivitas lain yang dulu mereka sukai
-
terlibat dalam penyalahgunaan zat dan perilaku berisiko lainnya
-
sering berbicara, menulis, atau menggambar kematian atau sekarat
-
melarikan diri
-
sifat lekas marah
-
makan lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya
Menurut American Academy of Child & Adolescent Psychiatry, anak-anak juga lebih mungkin mengalami keluhan fisik seperti sakit kepala dan sakit perut dibandingkan orang dewasa.
***

Share this article
Hilangnya minat pada hal-hal yang selalu dinikmati dan menjauhkan diri dari teman bisa jadi lebih dari sekadar perubahan perkembangan.