AYOJAKARTA.COM - Kalau kamu orang yang suka menyenangkan orang lain, bisa jadi itu muncul dari rasa tidak enakan yang kamu miliki.
Meskipun bersikap baik dan suka membantu pada umumnya merupakan hal yang positif, namun jika itu lahir dari rasa tidak enakan, itu bisa membuatmu tersiksa.
People pleaser atau orang yang suka menyenangkan orang lain adalah orang yang mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingannya sendiri.
Namun, people pleaser mengalami kesulitan dalam membela diri, sehingga bisa mengarah pada pola pengorbanan diri atau pengabaian diri yang merugikan.
Perilaku seperti ini bisa menjadi gejala dari gangguan kesehatan mental. Berikut beberapa gangguan mental yang berhubungan dengan menyenangkan orang lain:
- Kecemasan atau depresi
- Gangguan kepribadian menghindar
- Gangguan kepribadian ambang (BPD)
- Kodependensi atau gangguan kepribadian dependen
Ada sejumlah karakteristik yang cenderung dimiliki oleh people pleaser, antara lain:
- Kamu kesulitan mengatakan "tidak".
- Kamu sibuk dengan apa yang mungkin dipikirkan orang lain.
Baca Juga: Tes IQ: Uji Kejelian Observasimu dengan Menemukan 3 Perbedaan pada Gambar Anjing
- Kamu merasa bersalah saat mengatakan "tidak" kepada orang lain.
- Kamu takut menolak orang lain akan membuat mereka menganggapmu jahat atau egois.
- Kamu menyetujui hal-hal yang tidak kamu sukai atau melakukan hal-hal yang tidak ingin kamu lakukan.
- Kamu bergumul dengan perasaan rendah diri.
- Kamu ingin orang-orang menyukaimu dan merasa bahwa melakukan sesuatu untuk mereka akan mendapatkan persetujuan mereka.
- Kamu selalu memberi tahu orang lain bahwa kamu menyesal.
- Kamu disalahkan meskipun ada sesuatu yang bukan kesalahanmu.
Baca Juga: Tips Psikologi: 5 Hal yang Perlu Kamu Lakukan Jika Hidupmu Terasa Hampa
- Kamu tidak pernah punya waktu luang karena kamu selalu melakukan sesuatu untuk orang lain.
- Kamu mengabaikan kebutuhanmu sendiri untuk melakukan sesuatu untuk orang lain.
- Kamu berpura-pura setuju dengan orang lain meskipun kamu merasa berbeda.
Orang yang suka menyenangkan orang lain cenderung pandai memahami perasaan orang lain. Umumnya mereka berempati, bijaksana, dan penuh perhatian.
Kualitas-kualitas positif ini mungkin juga muncul dari citra diri yang buruk, kebutuhan untuk mengambil kendali, atau kecenderungan untuk mencapai prestasi yang berlebihan.
Meskipun orang mungkin mendeskripsikan kamu sebagai orang yang murah hati, namun kalau kamu adalah people pleaser, semua upaya yang dilakukan untuk membuat orang lain bahagia mungkin akan membuat kamu merasa lelah dan stres.***
Baca Juga: Tes Kepribadian: Cari Tahu Bagaimana Kepribadianmu Melalui Model Rambut Kesukaanmu
Share this article
Berawal dari rasa tidak enakan, waspadai kalau kamu memiliki ciri-ciri People Pleaser. Kenali ciri-cirinya berikut.