Sering Dilakukan oleh Kebanyakan Orang Karena Kenyataan Tidak Sesuai Harapan, Inilah Perbedaan Marah yang Baik dan Marah Toxic

Ilustrasi. Perbedaan Marah yang Baik dan Marah Toxic
Ilustrasi. Perbedaan Marah yang Baik dan Marah Toxic

AYOJAKARTA.COM - Menyikapi berbagai situasi dan fenomena hidup, salah satu bentuk respon alamiah yang sering dirasakan setiap orang adalah Marah.

Emosi marah biasanya terjadi atau timbul saat seseorang dihadapkan pada realita dan situasi yang tidak sejalan dengan harapan atau keinginan.

Meski emosi marah merupakan hal yang sangat manusiawi, tidak berarti setiap orang dapat melakukan hal brutal dan bertindak melebihi batas kewajaran.

Kemampuan individu mengenali berbagai pencetus lahirnya emosi baik marah, sedih atau bahagia dan mengendalikannya, dalam psikologi biasa disebut kecerdasan emosional.

Baca Juga: Tips Psikologi: 5 Cara Menghindari Toxic Positivity alias Positivitas Beracun

Karena itu, dalam perspektif psikologi kemudian dikenal jenis-jenis perilaku marah yang termasuk dalam kategori marah baik serta marah yang toxic.

Dikutip dari Instagram @mudahbergaul, Selasa (23/4/2024) sebagai salah satu referensi dalam melakukan introspeksi diri, berikut ini adalah perbedaan perilaku dari jenis marah baik dengan marah toxic.

Marah yang baik akan membuat seseorang berusaha untuk menenangkan diri atau Being Silent terlebih dahulu sebelum membahas akar persoalan.

Sementara marah yang toxic justru akan melakukan Silent Treatment atau sengaja mengabaikan tanpa kejelasan untuk mengharapkan kepekaan orang lain.

Baca Juga: Ilmu Psikologi: Cara Cepat Mengetahui Karakter Wanita Agar Terhindar Dari Toxic Relationship

Marah yang baik akan cenderung diwarnai dengan sikap dan perilaku asertif, sehingga membahas persoalan secara dewasa tanpa melukai perasaan orang lain.

Sedangkan marah yang toxic akan menunjukkan perilaku yang meledak-ledak, kata-kata kasar dan negatif, melibatkan fisik atau merusak barang-barang di sekitar.

Perbedaan perilaku dari jenis marah yang baik dan marah toxic selanjutnya adalah output atau tujuan dari rasa serta perilakunya.

Marah yang baik akan berorientasi pada pencarian solusi untuk kepentingan bersama, sedangkan marah toxic cenderung mencari-cari kesalahan tanpa ada jalan keluar.

Perbedaan selanjutnya dari contoh perilaku seseorang  saat mengalami rasa marah antara marah baik dan marah toxic adalah pada batasan persoalan.

Marah yang baik cenderung berfokus pada konteks dari akar persoalan, sementara marah yang toxic akan melebar dan menjauh dari persoalan yang tidak relevan.

Sehingga setiap persoalan yang dihadapi akan cenderung menjauh dari berbagai potensi solusi serta perbaikan kualitas pribadi.

Emosi marah merupakan jenis emosi yang paling sukar untuk dikendalikan,sehingga memerlukan lebih banyak pertimbangan dalam mengendalikan.

Baca Juga: Ciri-ciri Cowok Toxic yang Sebaiknya Harus Kamu Hindari Agar Terjauh dari Hubungan yang Tidak Sehat

Terkait dengan fakta tersebut, psikologi memberikan saran agar setiap individu tidak hidup dalam timbunan rasa penyesalan yang disebabkan karena kemarahan.

Selain berusaha untuk tetap tenang dan mengatur nafas agar detak jantung kembali normal, psikologi menyarankan untuk tidak mengambil keputusan apapun saat marah.   ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# marah
# emosi
# toxic
# psikologi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.