AYOJAKARTA.COM - Ketika seseorang merasakan beban yang teramat berat, mungkin trauma, maka dia cenderung diam dan tidak merespons ketika diajak bicara.
Sepertinya dia tidak mau cerita, atau dalam pikirannya terbersit, “Aku tidak tidak mau cerita, lupakan saja.”
Dilansir dari akun TikTok psikiater Jiemi di @jiemiadrian, beberapa orang berasumsi bahwa untuk memulihkan trauma, seseorang perlu menceritakan kejadiannya.
Kita perlu menyampaikan, biar tidak jadi beban seperti tas ransel yang dibawa terus-menerus dari masa lalu sampai masa depan.
Bisa jadi ketika seseorang dengan sengaja menahan, menyembunyikan, terutama dengan rasa malu, rasa bersalah, bisa jadi pengalaman itu akan mengganggu perjalanan kita sampai ke masa depan.
Baca Juga: 10 Kelemahan Golongan Darah O yang Tak Diketahui Banyak Orang, Apa Saja?
Betul. Tapi di saat yang bersamaan, itu bukan satu-satunya penjelasan.
Mungkin ini bukan cuma tentang malu, mungkin bukan dia tidak mau bercerita, sangat mungkin dia tidak bisa bercerita.
Ketika seseorang mengalami trauma, area otaknya berubah. Cara kerja otaknya tidak seperti orang biasa.
Area limbik di sebelah kanan, atau otak emosi, menyala dengan sangat kuat. Artinya, emosi pada momen itu sangat kuat.
Sementara bagian orang yang berada di tengah, visual cortex, otak yang menggambarkan, melihat, itu juga menyala.
Dengan demikian, terdapat perasaan yang kuat, ditambah ada gambaran yang kuat.
Jadi, trauma adalah kombinasi antara emosi yang sangat kuat, gambaran flashback, vivid, nyata, bukan seperti mengingat biasa.
Baca Juga: 5 Fakta Psikologi Orang Kaya, yang Tajir Sejak Lama Ternyata Terlihat seperti Ini
Seseorang yang trauma mungkin bisa memaki atau berteriak, tapi tidak bisa berbicara secara runtut dari depan sampai belakang.
Nah, sekarang paham kan, kenapa ketika ada orang yang trauma, entah itu mengalami kecelakaan di jalan raya, biasanya ditenangkan dulu dengan diberi teh manis hangat.***

Share this article
Mengapa orang yang trauma cenderung banyak yang tidak ingin bercerita? Apakah kamu mengalaminya? Begini kata Psikiater.