AYOJAKARTA.COM – Saat ini, topik self-harm atau perilaku menyakiti diri sendiri menjadi perhatian utama dalam bidang kesehatan mental.
Mengapa seseorang memilih menyakiti diri sendiri ketika mereka sudah merasa sakit secara emosional?
Self-harm adalah tindakan yang sering kali terlihat sebagai respons atas tekanan emosional yang tidak tertahankan dengan menyakiti diri.
Salah satu dokter spesialis kedokteran jiwa bernama Jiemi Ardian yang membahas tentang perilaku menyakiti diri sendiri atau self harm.
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Jiemi Ardian yang diunggah 7 Desember 2023, berikut alasan psikologi orang mungkin melakukan self harm atau menyakiti diri:
1. Kesulitan berkomunikasi
Salah satu alasan utama mengapa seseorang mungkin memilih untuk menyakiti diri sendiri adalah kesulitan dalam berkomunikasi.
Beberapa orang merasa sulit mengungkapkan perasaan mereka kepada orang lain, entah karena takut ditolak, tidak dipahami, atau karena stigma terkait dengan masalah emosional.
2. Kurangnya dukungan sosial
Orang yang merasa kesepian, diabaikan, atau tidak didukung secara emosional oleh lingkungan sosial mereka mungkin merasa bahwa mereka tidak memiliki outlet lain untuk meredakan tekanan yang mereka rasakan.
3. Trauma dan pengalaman sulit
Pengalaman traumatis, seperti kekerasan, pelecehan, atau kehilangan, dapat meninggalkan luka emosional yang dalam.
Bagi beberapa orang, self-harm mungkin menjadi cara untuk mencoba mengatasi atau menghilangkan rasa sakit ini, meskipun hanya sementara.
4. Gangguan mental
Gangguan mental, seperti depresi, kecemasan, atau gangguan kepribadian, seringkali terkait dengan perilaku self-harm.
Gangguan ini dapat membuat orang lebih rentan terhadap merasa sakit secara emosional, serta mengubah cara mereka mengatur dan merespons perasaan mereka.
Saat seseorang merasa sangat terbebani oleh emosi negatif, menyakiti diri sendiri dapat menjadi cara untuk mengalihkan perhatian dari rasa sakit emosional yang mereka rasakan.
Sensasi fisik yang dihasilkan oleh self-harm dapat memberikan jeda sementara dari ketidaknyamanan emosional yang terus-menerus.
Dalam semua kasus, penting untuk diingat bahwa self-harm bukanlah solusi yang sehat atau efektif untuk mengatasi masalah.
Sebaliknya, orang yang terlibat dalam perilaku ini memerlukan dukungan dan bantuan profesional untuk mengatasi masalah yang mendasarinya.***
Share this article
Mengapa seseorang memilih menyakiti diri sendiri ketika mereka sudah merasa sakit secara emosional? Ternyata dalam psikologi self harm...