AYOJAKARTA.COM - Aluminium foil sering ditemukan di dapur digunakan untuk memanggang, membungkus, atau menyimpan makanan.
Pakai aluminium dianggap praktis dan efisien, tapi tunggu dulu tahukah Anda bahwa aluminium foil menyimpan fakta kesehatan yang menakutkan?
Menurut para ahli, sering menggunakan aluminium foil dapat berdampak buruk bagi kesehatan, bahkan parahnya lagi hingga bisa menyebabkan kepikunan dan kerusakan sistem saraf.
Aluminium telah diteliti selama bertahun-tahun sebagai neurotoksin yang sangat potensial. Menurut laman Alternative Daily mengungkap tubuh manusia tidak membutuhkan aluminium secara fisiologis.
Jika terakumulasi logam ini bisa memicu reaksi kimia yang sangat berbahaya.
Studi tahun 2014 menemukan kandungan aluminium tinggi dalam otak seorang pasien Alzheimer berusia 66 tahun.
Hal Ini memperkuat hubungan antara paparan aluminium dan gangguan neurologis seperti kehilangan daya ingat dan Alzheimer.
Makanan yang dimasak atau dibungkus dengan aluminium foil, terutama makanan panas atau asam bisa mengalami kontaminasi logam.
Lama-kelamaan maka akumulasi ini bisa memicu efek neurotoksik jangka panjang.
Penelitian yang melibatkan pasien hemodialisis menunjukkan bahwa 37 persen dari mereka mengalami gangguan tulang akibat akumulasi aluminium dalam darah. Peneliti menyimpulkan, paparan jangka panjang terhadap aluminium dari makanan bisa mengganggu fungsi osteoblas (sel pembentuk tulang) sehingga menyebabkan pengeroposan tulang.
Jika tubuh terus-menerus menerima aluminium dari sumber seperti foil maka resiko terkena osteoporosis atau penyakit tulang lainnya akan meningkat.
Baca Juga: Musim Pancaroba Bikin Kulit Wajah Jadi Gampang Bermasalah? Iya Banget, Ini 5 Tandanya
Paparan aluminium foil juga berdampak pada kesehatan organ paru-paru menurut studi terhadap sembilan pekerja yang terpapar aluminium oksida.
Mereka menunjukkan kadar aluminium tinggi dalam jaringan paru-paru dan berisiko mengembangkan fibrosis paru,yaitu kondisi di mana jaringan paru menjadi kaku dan sulit mengembang.
Memasak dengan aluminium foil dapat menimbulkan efek serupa dengan menghirup partikel aluminium terutama jika makanan dipanaskan dengan suhu tinggi.
Bahaya Semakin Besar pada Makanan Asam
Penelitian Universitas Ain Shams tahun 2012 mengungkap bahwa makanan asam seperti tomat atau lemon dapat melarutkan lebih banyak aluminium dari foil.
Ditambah dengan rempah-rempah proses ini memperparah kontaminasi.
Baca Juga: Cuan Lagi April 2025! Jadwal Bansos PKH Tahap 2 dan Cara Cek Nama Penerima
Untuk menjaga kesehatan jangka panjang sebaiknya hindari penggunaan aluminium foil di dapur.
Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan daun pisang, daun jati, atau wadah kaca untuk memasak dan menyimpan makanan.
Meski terlihat sepele penggunaan aluminium foil bisa menjadi bom waktu bagi kesehatan.
Jadi demi mencegah penyakit kronis seperti kepikunan, gangguan tulang dan paru-paru, sebaiknya mulai beralih ke pilihan yang lebih aman.

Share this article
Hal Ini memperkuat hubungan antara paparan aluminium dan gangguan neurologis seperti kehilangan daya ingat dan Alzheimer.