Terbukti Lakukan Pemerasan hingga Buat Lee Sun Kyun Akhiri Hidup, Manajer Bar dan Mantan Aktris Dapat Karma Mengerikan

Terbukti Lakukan Pemerasan hingga Buat Lee Sun Kyun Akhiri Hidup, Manajer Bar dan Mantan Aktris Dapat Karma Mengerikan
Terbukti Lakukan Pemerasan hingga Buat Lee Sun Kyun Akhiri Hidup, Manajer Bar dan Mantan Aktris Dapat Karma Mengerikan

AYOJAKARTA.COM - Kasus tragis yang menimpa aktor Lee Sun Kyun akhirnya memasuki babak baru. Dua wanita yang terbukti memeras aktor pemeran film Parasite itu resmi dijatuhi hukuman lebih berat oleh Pengadilan Distrik Incheon, Korea Selatan.

Dalam sidang banding pada 16 Juli 2025, hukuman untuk keduanya dinaikkan secara signifikan. A, seorang manajer bar berusia 30-an, dijatuhi hukuman 5 tahun 6 bulan penjara, naik dari sebelumnya 3 tahun 6 bulan.

Sementara B, seorang mantan aktris yang juga berusia 30-an, harus menjalani hukuman 6 tahun 6 bulan, meningkat dari vonis awal 4 tahun 2 bulan. Mereka langsung ditahan usai putusan dijatuhkan, menandai akhir dari kebebasan mereka.

Baca Juga: Tata Cara Daftar Ulang Sekolah Dinas Politeknik Transportasi Darat Bali, Deadline 18 Juli 2025!

Pemerasan bermula sejak September 2023, ketika A mengklaim ponselnya diretas dan meminta 300 juta Korea won (sekitar Rp3,5 miliar) dari Lee Sun Kyun untuk "menyelesaikan masalah".

Namun, si peretas sebenarnya adalah B, kenalan A yang menyamar dan menggunakan SIM card ilegal. Setelah gagal lewat perantara, B melakukan pemerasan sendiri dan berhasil memperoleh 50 juta Korea Won.

Pengadilan menyatakan bahwa keduanya menyalahgunakan kepercayaan dan memanfaatkan ketakutan publik terhadap skandal untuk keuntungan pribadi.

Tekanan psikologis yang mereka timbulkan diyakini berkontribusi pada keputusan Lee Sun Kyun mengakhiri hidupnya pada Desember 2023.

Baca Juga: 3 Novel Korea Akan Diadaptasi Jadi Film Hollywood, Intip Sinopsisnya!

Aktor itu ditemukan tewas di dalam mobilnya di tengah penyelidikan atas dugaan penggunaan narkoba dan pemerasan.

Kasus ini menjadi sorotan nasional, bahkan menyeret aparat dan media. Kepolisian Gyeonggi Selatan melakukan penggeledahan terhadap Kepolisian Incheon dan media Korea Dispatch, yang diduga terlibat membocorkan informasi sensitif sebelum investigasi resmi dimulai.

Dispatch menyatakan memperoleh laporan polisi dari pihak ketiga dan menuduh adanya penyalahgunaan wewenang dalam penanganan kasus ini.

"Lee Sun Kyun sudah meninggal. Akar permasalahannya adalah polisi membocorkan informasi dan wartawan mempublikasikannya. Rekaman yang tidak relevan dengan kasus, keterangan saksi yang telah diedit, kita perlu mengungkap dalang kebohongan tersebut," demikian bunyi pernyataan Dispatch.

Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, Berlaku hingga Februari 2026

Tragedi Lee Sun Kyun menjadi pengingat kelam bahwa tekanan publik, eksploitasi privasi, dan media sensasional dapat menghancurkan kehidupan seseorang.

Putusan tegas pengadilan kali ini memberi sinyal keras bahwa kejahatan seperti ini tak bisa ditoleransi, baik oleh pelaku langsung maupun pihak-pihak yang turut menyebarkan informasi tanpa etika.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Aktor
# hukuman
# Lee Sun kyun

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.