Perbedaan Hubungan Sehat dan Toxic, Kamu dan Pasangan Termasuk yang Mana?

Ilustrasi hubungan asmara
Ilustrasi hubungan asmara

AYOJAKARTA.COM - Jenis relasi yang menjadi harapan dan dambaan bagi setiap pasangan di manapun adalah hubungan yang sehat.

Sebab dari hubungan sehat, masing-masing individu akan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki nilai lebih.

Sayangnya tidak setiap hubungan yang dialami seseorang merupakan hubungan sehat, namun justru hubungan toxic.

Baca Juga: Cuan Banget! Cara Mudah Dapat Gaji dari Twitter yang Kini Disebut Platform X

Berkebalikan dengan hubungan sehat, hubungan toxic akan menjadikan masing-masing individu menjadi pribadi saling menyakiti.

Untuk lebih mengenal jenis hubungan yang dialami, berikut perbedaan antara hubungan sehat dengan hubungan toxic.

Dalam hubungan yang sehat, ketika terjadi suatu kesalahan pribadi di dalamnya akan mengakui kesalahan dan berusaha memperbaiki.

Sementara dalam hubungan yang toxic, pribadi di dalamnya akan berusaha menghindar dari tanggung jawab.

Baca Juga: Jangan Bingung! Ini 5 Prospek Karir Jurusan Kuliah Teknik Lingkungan

Berbeda dengan pribadi sehat, orang toxic dengan egonya yang masih sangat besar akan mencari pembenaran atas kesalahannya.

Ketika menghadapi kemarahan, pribadi yang terlibat dalam hubungan sehat memiliki alasan jelas atas kemarahannya serta menyampaikannya dengan jelas.

Menemukan jalan keluar secara bersama untuk menjaga keberlangsungan hubungan adalah ciri paling menonjol dari hubungan sehat.

Sedangkan dalam hubungan yang toxic, pribadi di dalamnya justru akan mengungkit jasa atau kesalahan pada pasangan.

Baca Juga: Cara Mudah Mengirim Foto Berkualitas HD via WhatsApp, Fitur Video HD juga Segera Hadir

Pribadi yang toxic akan lebih memilih untuk memperpanjang perdebatan dan memperbesar persoalan tanpa memikirkan dampaknya.

Pribadi yang terlibat dalam hubungan sehat akan mengingat jasa dan kebaikan pasangan sehingga menimbulkan rasa hormat dan menghargai.

Sementara pribadi dalam hubungan toxic, akan mengingat kesalahan dan menganggap kebaikan pasangan sebagai keharusan sehingga tidak perlu dihargai.

Baca Juga: 5 Prospek Karir Jurusan Kuliah Kimia, Bisa Bekerja di Laboratorium

Dalam hal peran, hubungan yang sehat akan memberi kesempatan, dukungan dan mengedepankan kebijaksanaan daripada mendominasi pasangan.

Sedangkan dalam hubungan toxic, mengendalikan pasangan secara penuh dan menyeluruh merupakan sesuatu yang mendatangkan kepuasan secara pribadi.

Ketika tidak lagi mendatangkan keuntungan atau memenuhi harapan, pribadi toxic tidak segan untuk segera menyudahi hubungan.  

Tidak heran jika pribadi toxic kemudian membandingkan pasangan dengan orang lain atau menghancurkan hal-hal penting dan bernilai bagi pasangan.

Baca Juga: 5 Prospek Karir Jurusan Kuliah Fisika, Ternyata Bisa Jadi PNS!

Komunikasi dalam hubungan sehat didasarkan pada kejujuran, menghargai dan penghargaan.

Orang yang terlibat dalam hubungan sehat akan diwarnai dengan pujian, ketulusan dan keinginan untuk terus meningkatkan kualitas hubungan.

Sedangkan dalam hubungan toxic, komunikasi yang dijalani cenderung berpangkal pada manipulasi dan kebohongan.

Demikian dirangkum Ayojakarta pada Jumat, 18 Agustus 2023 dari Instagram @cintadalamangka.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pribadi
# pasangan
# toxic
# hubungan
# Perbedaan
# Sehat

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.