4 Weton Susah Kaya Menurut Primbon Jawa Meski Sebenarnya Selalu Dilimpahkan Rezeki

Ilustrasi:  Weton Susah Kaya Meski Dilimpahkan Rezeki
Ilustrasi: Weton Susah Kaya Meski Dilimpahkan Rezeki

AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah empat weton susah kaya menurut Primbon Jawa. 

Bahkan empat weton susah kaya ini juga disebut merana dalam Primbon Jawa. 

Empat weton susah kaya ini masuk dalam hitungan sengkolo dan tibo menoro. 

Baca Juga: Tak Perlu Kerja Keras, Inilah 3 Weton yang Sudah Digariskan Kaya Raya Menurut Primbon Jawa

Berikut ulasan lengkapnya mengenai apa saja empat weton susah kaya menurut Primbon Jawa. 

Rupanya kabar buruk menyasar kepada orang-orang yang memiliki empat weton ini. 

Mereka masuk dalam hitungan sengkolo dan tibo menoro, yang artinye membuat mereka sangat sulit mendapat kekayaan.

Baca Juga: 7 Weton yang Dicintai Khodam Eyang Semar Menurut Primbon Jawa, Kamu Salah Satunya?

Bahkan menurut perhitungan Primbon Jawa, empat weton ini akan sulit memenuhi sandang dan pakan.

Padahal menurut ramalan Primbon Jawa mereka juga dinaungi Waseso Segoro. 

Waseso Segoro sendiri diartikan bahwa mereka memiliki rezeki begitu melimpah.

Anehnya ada saja pengeluaran yang membuat uang mereka selalu habis seperti tertiup angin.

Baca Juga: 10 Weton Wanita Pembawa Rezeki untuk Suami, Kamu Termasuk Salah Satunya?

Meski mereka sudah berusaha untuk hemat dan berhati-hati masalah uang, empat weton ini sangat sulit mengumpulkan uang.

Berikut ini empat weton susah kaya yang dilansir AyoJakarta.com dari berbagai sumber Jumat (15/7/2022):

1. Senin Pon

Weton pertama yang tergolong hitungan Sengkolo adalah Senin Pon.

Senin Pon memiliki neptu 11 yang sebenarnya dinaungi Waseso Segoro yang artinya memiliki rezeki begitu melimpah.

Sayangnya, pemilik weton Senin Pon ini masuk ke dalam hitungan Menoro atau boros dalam hal pengeluaran.

Baca Juga: Inilah 8 Neptu Weton Akan Kaya Raya di Masa Tua Menurut Primbon Jawa

Sehingga seberapa banyak uang yang mereka dapat, diprediksi akan hilang secepat kilat. 

Bahkan weton ini diramal akan memiliki banyak utang.

2. Rabu Kliwon

Weton selanjutnya yang masuk dalam hitungan sengkolo adalah Rabu Kliwon.

Meski banyak rezeki, weton Rabu Kliwon sulit untuk mengumpulkan uang.

Pemilik neptu 15 ini diprediksi sebanyak apa pun rezeki yang didapat akan habis tanpa sisa.

Padahal weton Rabu Kliwon ini sangat pandai dan jago mencari rezeki, tapi karena bawaan lahir masuk ke Menoro maka apa yang didapat akan cepat habis.

Baca Juga: 5 Weton yang Sulit Dilupakan Mantan karena Sangat Berkesan, Termasuk Kamu?

3. Selasa Wage

Sebenarnya Selasa Wage adalah salah satu weton yang punya rezeki cukup bagus.

Pemilik weton Selasa Wage ini adalah orang yang jago dalam urusan mencari rezeki.

Namun, weton masuk dalam hitungan Tibo Menoro atau boros dalam pengeluaran hingga utang menjadi jalan keluar.

Seberapa banyak rezeki yang dia dapat, maka uangnya akan cepat habis.

Bahkan jika dia berhemat dan waspada, tetap saja kekurangan sandang pangan akibat kebiasaan buruknya.

Baca Juga: 5 Weton yang Sulit di Taklukan Menurut Primbon Jawa, Nomor Terakhir Tak Bisa Dibeli dengan Uang

4. Rabu Wage

Rabu Wage termasuk weton dalam naungan Menoro yang artinya besar pasak daripada tiang.

Pendapatan yang didapat weton Rabu Wage ini tidak sebanding dengan banyaknya pengeluaran.

Sekalipun berhemat dan berhati-hati masalah uang, namun begitu susah bagi pemilik weton Rabu Wage untuk mengumpulkan uang.

Itulah tadi informasi mengenai empat weton susah kaya menurut Primbon Jawa meski mereka selalu mendapat rezeki berlimpah.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# weton susah kaya
# Primbon Jawa

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.