Dedi Mulyadi Datang Sidang Tanpa Iket Kepala, Ternyata Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Datang Sidang Tanpa Iket Kepala, Ternyata Ini Alasannya
Dedi Mulyadi Datang Sidang Tanpa Iket Kepala, Ternyata Ini Alasannya

AYOJAKARTA.COM – Kabar perceraian antara Anggota DPR RI Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika masih menjadi sorotan publik.

Pasalnya kabar perceraian Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika mulai mencuat ke publik sejak September lalu.

Diketahui bahwa Anne Ratna Mustika melayangkan gugatan cerai ke Dedi Mulyadi.

Kini Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika masih menjalani proses sidang cerai mereka.

Saat ini, persidangan keduanya sudah sampai pada sidang ketiga.

Baca Juga: Provid Profile Video Fitur Baru WhatsApp, Sekarang Kamu Bisa Pakai Foto Profil dengan Gambar Bergerak atau GIF

Sidang ketiga mereka dilaksanakan pada 27 Oktober lalu dengan agenda sidang mediasi di Pengadilan Agama Purwakarta.

Dikabarkan sebelumnya bahwa Dedi Mulyadi absen dari persidangan sebanyak dua kali.

Ia dikabarkan tidak bisa menghadiri persidangan lantaran alasan kesibukan.

Akan tetapi, pada sidang ketiga Dedi Mulyadi memutuskan untuk datang.

Kedatangannya dalam sidang ketiga kemarin cukup menyita perhatian publik.

Pasalnya ia tidak menggunakan iket kepala yang merupakan ciri khas dari Dedi Mulyadi.

Dilansir AyoJakarta.com dari Facebook Kang Dedi Mulyadi, Dedi Mulyadi menjelaskan alasannya tidak pakai iket kepala saat mendatangi persidangan.

Baca Juga: Formasi CPNS 2023 Dibuka untuk Umum? Simak Jadwal, Syarat, serta Dokumen yang Diperlukan

Rupanya, iket kepala yang selama ini ia kenakan memiliki sebuah filosofi.

“Iket Sunda itu memiliki filosofi yang tidak sembarangan. Sehingga, saya tidak menggunakannya saat berada di pengadilan. Tetap tegar. #TetapBekerjaUntukRakyat,” tulis Dedi dalam unggahannya.

Sebagai orang Sunda, Dedi Mulyadi menyampaikan jika ada sebuah filosofi dalam Sunda.

“Sunda itu ada filosofi loh, filososfinya gini kalimatnya, cing caringcing pageuh kancing set saringset pageuh iket,” ucapnya.

Cing caringcing pageuh kancing artinya kita ini harus memiliki kewaspadaan, set saringset pageuh iket nah iket tuh ini di kepala, harus di iketan biar ga kemana-mana, nah di iketan biar fokus, fokusnya ke hati, nah itu lambang kehormatan, lambang kepemimpinan,” sambungnya.

Baca Juga: Hmmm, Ini Profil Derby alias Adelia, Cewek Cantik Calon Copet Anak Buah Bos Saep di Preman Pensiun 7

Filosofi itulah yang menjadi penyebab Dedi Mulyadi tidak menggunakan iket kepala tersebut.

Selain itu, Dedi juga berujar alasan tidak mengenakan iket kepala karena berkaitan tempat.

“Kenapa saya tidak pake iket, karena bagi saya tempat itu bukan lagi tempat yang melambangkan kehormatan. Tempat itu bukan lagi tempat yang melambangkan tentang maskulin, dengan saya datang ke situ sebenarnya sudah tidak maskulin lagi, saya datang ke situ juga bukan seorang pemimpin lagi,” ujarnya.

“Saya menjadi orang yang kehilangan segalanya sebenarnya, nah untuk itu harus menerima apapun, harus menerima sikap apapun, karena saya bukan apa-apa dan siapa-siapa, dan saya harus menerima itu,” tutupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Iket Kepala
# sidang
# Dedi Mulyadi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.