AYOJAKARTA.COM - Seseorang yang merupakan mantan polisi dikabarkan menembakkan senjata ke pusat penitipan anak-anak di timur laut Provinsi Nong Bua Lamphu, Thailand pada Kamis, 5 Oktober 2022.
Reuters mengabarkan setidaknya ada 34 orang yang meninggal dunia akibat amukan senjata itu.
22 korban di antaranya adalah anak-anak. Reuters mengatakan, mantan polisi itu juga menembakkan senjata ke mata istri dan anaknya di rumah mereka, kemudian mengarahkan senjatanya ke dirinya sendiri.
Baca Juga: Tak Terima Dihina di Media, Ferdy Sambo Buka Liarnya Brigadir J dan Putri Candrawathi di Magelang
Pihak kepolisian mengidentifikasi penyerang itu merupakan mantan anggota polisi yang dipecat dari jabatannya pada tahun lalu karena tuduhan narkoba.
Eks polisi itu kemudian menghadapi persidangan atas tuduhan tersebut dan telah berada di pengadilan tepat beberapa jam sebelum insiden penembakan.
Pejabat distrik Jidapa Boonsom, mengungkapkan pernyataan saksi bahwa pria bersenjata itu juga terlihat memegang pisau dalam serangan.
Baca Juga: Membingungkan, Ferdy Sambo Akui Tega Bunuh Brigadir J Gegara Tersulut Emosi, Kok Bisa Direncanakan?
"Penembak datang sekitar waktu makan siang dan menembak empat atau lima petugas di pusat penitipan anak terlebih dahulu," kata Jidapa.
Dia juga mengatakan di antara korban adalah seorang guru yang sedang hamil delapan bulan.
"Ini benar-benar mengejutkan. Kami sangat takut dan berlari untuk bersembunyi begitu kami tahu itu penembakan. Begitu banyak anak terbunuh, saya belum pernah melihat yang seperti itu," ujarnya.***

Share this article
Seorang mantan polisi dikabarkan menembakkan senjata ke pusat penitipan anak-anak di Thailand pada Kamis, 5 Oktober 2022.