NEW YORK, AYOJAKARTA.COM - Amerika Serikat (AS) masih menyandang sebagai negara tertinggi kasus keterjangkitan virus corona Covid-19. Dilansir dari BBC, Sabtu (11/4/2020), data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan sebanyak 2.108 orang meninggal dalam 24 jam terakhir. Sementara, lebih dari setengah juta orang yang positif terinfeksi Covid-19.
Angka tersebut menggambarkan setidaknya ada 2.000 warga AS yang meningal karena corona dalam sehari. Jika tak ada penanganan serius, AS akan melampaui Italia sebagai negara dengan kematian virus corona terbanyak di dunia. Namun, para ahli di gugus tugas Gedung Putih Covid-19 mengklaim wabah ini mulai stabil di seluruh AS.
Dr Deborah Birx mengatakan ada tanda-tanda bagus bahwa wabah itu mulai stabil. "Meskipun membesarkan hati, kita belum mencapai puncaknya," kata Birx.
AYO BACA : Fenomena Dentuman Keras di Jabodetabek Dini Hari Tadi Masih Misteri Alam
Presiden AS, Donald Trump, juga memperkirakan angka kematian AS diprediksi lebih rendah daripada prediksi awal 100 ribu kematian.
Menurut data dari Johns Hopkins AS sekarang memiliki sedikitnya 18.693 kematian dan 500.399 kasus yang dikonfirmasi positiv Covid-19. Sekitar setengah dari kematian itu berada di daerah New York.
AYO BACA : Pembagian 4.986 Paket Bantuan Sosial Berjalan Estafet di Cililitan
Italia telah mencatat 18.849 kematian, sementara secara global lebih dari 100 ribu orang meninggal karena virus itu.
Para peneliti telah memprediksikan angka kematian AS akan mencapai puncaknya pada hari Jumat (10/4) dan kemudian secara bertahap mulai menurun. Diperkirakan jumlah korban turun menjadi sekitar 970 orang per hari pada 1 Mei, hari dimana anggota pemerintahan Trump pilih sebagai tanggal yang memungkinkan untuk mulai membuka kembali perekonomian.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKIbaik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.
AYO BACA : Letusan Gunung Anak Krakatau Masih Berlangsung Sampai Pagi Ini

Share this article
Angka tersebut menggambarkan setidaknya ada 2.000 warga AS yang meningal karena corona dalam sehari. Jika tak ada penanganan serius, AS akan melampaui Italia sebagai negara dengan kematian virus corona terbanyak di dunia. Namun, para ahli di gugus tugas Gedung Putih Covid-19 mengklaim wabah ini mulai stabil di seluruh AS.