JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Data terbaru menunjukkan epidemi Virus Corona masih bergerak di Tiongkok. Sebanyak 563 kasus kematian dilaporkan terjadi akibat virus yang ditularkan kelelawar ini. Laman live report dari Channel News Asia memperlihatkan peta grafik update Virus Corona secara real time. Terkini, sudah 28.018 orang dilaporkan terinfeksi virus Corona, dengan 563 di antaranya meninggal dunia.
Dari data tersbeut, Singapura menjadi negara dengan jumlah kasus terbanyak di luar Tiongkok, dengan 28 orang positif terinfeksi. Di negara lain, Jepang dan Thailand menyusul di bawahnya, dengan jumlah kasus 25 orang positif terinfeksi. Hingga kini, baru 2 kasus kematian terjadi di luar daerah Tiongkok Daratan. Bahkan, ada 1 Kematian terjadi di Hong Kong dan 1 lagi di Filipina, dengan dua-duanya merupakan warga negara Tiongkok yang berasal dari Wuhan.
Laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per 5 Feberuari 2020, Indonesia masih dinyatakan bebas wabah virus corona. Dari total 42 sampel kasus dugaan virus corona yang masuk ke 27 rumah sakit di 15 provinsi di Indonesia, 40 sampel dinyatakan negatif dan dua sampel masih dalam observasi lebih lanjut.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Balitbangkes Kemenkes, Dr dr Vivi Setiawaty, M Biomed. mengatakan, Kemenkes tetap melakukan pengawasan terus menerus. "Jadi spesimen (sampel kasus dugaan) masih tetap dalam pengawasan kita," kata dia.
Kemenkes juga mengonfirmasi mengenai kasus positif infeksi virus corona seorang WNI yang tinggal di Singapura. Dikatakan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI, dr Wiendra Waworuntu, M Kes, WNI tersebut adalah seorang pekerja migran yang tidak pernah bepergian ke Tiongkok.
"Dia tertular oleh majikannya yang juga positif Virus Corona. Jadi ini penularan manusia ke manusia," kata Wiendra.
Secara keseluruhan, Kemenkes menyadari betul adanya peningkatan kasus wabah Corona, namun pihaknya meminta masyarakat untuk tenang dan tidak panik.
"Peningkatan kasus ini masih eksponental dan meningkat. Kita tetap diminta tidak panik dan tidak takut meski harus waspada dan tentunya semua harus mengikuti saran WHO," tutup dr Wiendra.
Share this article
Data terbaru menunjukkan epidemi Virus Corona masih bergerak di Tiongkok. Sebanyak 563 kasus kematian dilaporkan terjadi akibat virus yang ditularkan kelelawar ini. Laman live report dari Channel News Asia memperlihatkan peta grafik update Virus Corona secara real time. Terkini, sudah 28.018 orang dilaporkan terinfeksi virus Corona, dengan 563 di antaranya meninggal dunia.