ANKARA, AYOJAKARTA.COM -- Turki telah mendeportasi dua warga negara Jerman yang diduga memiliki hubungan dengan kelompok ISIS.
Pernyataan Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan, proses ekstradisi itu dilanjutkan terhadap para petempur asing lain di Turki.
Masalah penanganan anggota ISIS dan keluarga mereka yang ditahan di Suriah, termasuk anggota asing kelompok teror tersebut, telah menjadi kontroversial.
Turki berargumentasi bahwa pelaku teror kelahiran luar negeri mesti dipulangkan ke negara asal mereka.
Ankara melihat, beberapa negara Eropa menentang upayanya untuk mengirim anggota ISIS kembali ke negara asal mereka. Tapi, Turki tetap akan jalan terus dengan rencana pemulangan itu.
''Turki sejauh ini telah mendeportasi 7500 anggota ISIS,'' kata Presiden Recep Tayyip Erdogan, seperti dikutip Anadolu Agency, Kamis (12/12/2019).
Erdogan menambahkan saat ini ada 1149 anggota ISIS di dalam penjara Turki.

Share this article
Turki telah mendeportasi dua warga negara Jerman yang diduga memiliki hubungan dengan kelompok ISIS.