AYOJAKARTA.COM -- Presiden Iran Ebrahim Raisi dinyatakan tewas dalam kecelakaan helikopter pada hari Minggu.
Presiden Iran Ebrahim Raisi disebut tewas bersama Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian.
Menurut keterangan WNI di Iran, selain Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menteri Luar Negeri Iran, masih ada tujuh penumpang lainnya yang berada dalam helikopter tersebut.
Puing-puing bekas jatuhnya helikopter pun telah ditemukan dan evakuasi juga telah dilakukan.
“Pukul 08.00 (waktu Iran) telah menerima kabar telah meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi,” kata Sayid Idrus Alhamid, WNI di Iran yang dikutip Ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews.
“karena sudah terkonfirmasi bahwa puing-puing bekas jatuhnya helikopter yang ditumpangi oleh Presiden telah ditemukan dan juga telah dikonfirmasi adanya sembilan penumpang,” imbuhnya.
Adapun penyebab dari kecelakaan helikopter yang jatuh di daerah pegunungan hutan Dizmar, antara Kota Varzagan dan Jolfa di Provinsi Azerbaijan Timur ini diduga karena cuaca yang buruk.
“Salah satu tanggapan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, pemerintah mengatakan bahwa kejadian ini adalah kecelakaan yang disebabkan oleh cuaca yang sangat buruk di daerah Azarbaijan Timur,” tuturnya.
Usai meninggalnya Presiden Raisi, masih belum ada informasi lebih lanjut terkait siapa yang akan menggantikannya.
Sementara itu, masyarakat Iran sebagian besar juga banyak yang turun di jalan dan masjid-masjid untuk melakukan doa bersama.
Kabar meninggalnya Presiden Iran cukup membuat warganya kaget dan bersedih.
Sebab, menurut keterangan Sayid Idrus Alhamid, Presiden Raisi dikenal sebagai sosok yang jujur dan banyakdill dicintai warganya.
“Hampir sebagian besar masyarakat Iran turun ke jalan, turun ke masjid bahkan mereka berdoa secara berjamaah, secara bersama di pinggir-pinggir jalan dan masjid,” ucapnya.***

Share this article
Selain Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menteri Luar Negeri Iran, masih ada tujuh penumpang lainnya yang berada dalam helikopter tersebut.