AYOJAKARTA.COM – Biasanya kita lebih mengenal seorang ilmuan merupakan laki-laki.
Namun ternyata, ada juga ilmuan wanita yang beberapa penemuannya masih dipakai hingga saat ini.
Lantas, siapa saja mereka?
Berikut ini para ilmuwan wanita yang temuannya masih digunakan hingga saat ini dikutip ayojakarta.com dari yoursay.suara.com, Jumat (17/11/2023):
1. Ada Lovelace
Pertama yaitu Ada Lovelace yang merupakan ilmuwan perempuan programmer pertama di dunia.
Ia lahir di London Inggris pada 10 Desember 1815 dan juga merupakan seorang penulis serta matematikawan.
Di usianya yang ke-17 tahun, ia bertemu dengan Charless Babbage yang merupakan penemu komputer sekaligus mentornya.
Ada Lovelace kemudian tertarik dengan penemuan gurunya, ia juga pernah mendapatkan kesempatan melihat mesin penghitung otomatis yang masih dalam tahap demonstrasi.
Karya besarnya muncul saat ia menerjemahkan artikel berbahasa Italia yang ditulis Luigi Betharia, yang merupakan seorang insinyur asal Negeri Menara Pisa tersebut.
Ada Lovelace kemudian menerjemahkan artikel Luigi Betharia dalam Bahasa Inggris dan menambahkan tentang mesin analitis sehingga artikel tersebut menjadi tiga kali lipat lebih panjang.
Dalam jurnal tersebut, Ada Lovelace menjelaskan bagaimana mesin dapat diprogramkan menggunakan kode untuk menangani huruf dan simbol.
Namun karena ada beberapa hal, penemuan tersebut tak terlalu diperhatikan dan baru diperhatikan kembali satu abad kemudian saat penemuan komputer modern.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Asah Kemampuan Visualmu dengan Temukan Emoji Paling Berbeda dalam Waktu 5 Detik
2. Marie Curie
Ilmuwan wanita lainnya adalah Marie Curie yang berasal dari Prancis.
Orang tua Marie Curie memiliki prinsip bahwa anaknya harus dapat menempuh pendidikan tinggi walaupun pada masa itu ada ketimpangan antara laki-laki dan perempuan.
Marie Curie berhasil menyelesaikan pendidikannya di Prancis hingga berhasil meraih gelar master di bidang Fisika pada 1893.
Selanjutnya Marie Curie menikah dengan Pierre Curie yang merupakan seorang ilmuwan dan mereka menjadi pasangan brilliant yang berkolaborasi dalam penelitian radioaktif.
Marie Curie merupakan penemuan radioaktivitas, polonium, radium dan pengembangan Sinar-X yang masih relevan hingga kini, terutama Sinar X dalam dunia medis.
3. Hedy Lamarr
Hedy Lamarr memiliki nama asli Hedwig Eva Kiesler yang lahir pada 9 November 1914 di Wina, Austria.
Hedy Lamarr berkarier sebagai bintang Hollywood dan sempat dijuluki sebagai perempuan tercantik.
Selain sebagai seorang artis, ternyata Hedy Lamarr juga merupakan orang yang jenius.
Hal tersebut terlihat ketika ia bertemu dengan seorang pilot bernama Howard Hughes yang memberikan satu set peralatan inovasi.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Asah Imajinasi Kamu, Temukan 4 Wajah dalam Gambar Pria Ini
Pada saat Perang Dunia II, Hedy Lamarr bertemu dengan George Antheil yang akhirnya mereka menciptakan sistem komunikasi nirkabel.
Saat ini, penemuan tersebut digunakan dalam telepon seluler dan WiFi.
Tak hanya WiFI saja, Hedy Lamarr juga berhasil menciptakan berbagai teknologi komunikasi nirkabel lainnya seperti Bluetooth dan GPS.
4. Gertrude Elion
Gertrude Belle Elion merupakan seorang ilmuwan yang lahir di New York Amerika Serikat pada 23 Januari 1918 dan merupakan seorang penemu obat-obatan.
Ia merupakan seorang biokimiawati Amerika Serikat yang mendapatkan penghargaan Nobel di bidang kesehatan tahun 1988.
Dirinya memberi kontribusi dengan membuat terobosan terkait obat kanker dan AIDS.
Ia juga merancang studi yang memunculkan rumus obat-obatan baru seperti 6-Mercaptopurine.
Selain itu, ada obat Azathioprine, Imuran, Allopurinol, dan Acyclovir serta yang paling terkenal adalah obat penghambat proses Leukemia.***

Share this article
Berikut ini empat ilmuwan wanita di dunia yang jarang diketahui, ada penemu dasar sistem WiFi hingga Sinar X.