JAKARTA,AYOJAKARTA.COM - Komplotan perampok toko emas di Pasar Kemiri Kembangan, Jakarta Barat menodongkan senjata api jenis revolver. Kejadian perampokan tersebut berlangsung siang tadi, Senin (6/4/2020). Diduga, pelaku perampokan berjumlah 4 orang, kini masih dalam pengejaran.
Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, Komisaris Teuku Arsya Khadafi menyebut, komplotan perampok menggunakan dua sepeda motor. Saat beraksi, dua orang berjaga di luar di atas motor, dua lainnya masuk ke dalam toko emas. Mereka berhasil menggasak perhiasan senilai Rp400 juta. Perhiasan yang digasak yakni 10 kilogram perhiasan perak, dan setengah kilogram emas.
AYO BACA : Turunkan Muatan, Truk Isi Tekstil Disita Bea Cukai Kanwil Jateng-DIY
"Pelaku hanya gertak dengan menodongkan senjata api revolver berwarna silver," ujar Arsya di Jakarta, Senin.
Dugaan sementara, menurut Arsya, pelaku melancarkan aksinya sekitar pukul 13.35 WIB. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban luka maupun korban jiwa.
AYO BACA : Karantina Mandiri, Lurah Klender Pimpin Penutupan Jalan Masuk RW 08
Kini, polisi memberi garis polisi pada toko perhiasan emas dan perak Kasio, serta toko emas Pelita di sebelahnya dan menyelidiki lebih lanjut perampokan tersebut di lokasi kejadian.
Penyidik kepolisian kini tengah melakukan pengejaran kepada para pelaku perampokan toko perhiasan emas di Pasar Kemiri.
"Pelaku masih dilakukan pengejaran oleh Polres Metro Jakarta Barat di-back-up oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, di Jakarta, Senin.
Yusri menjelaskan, peristiwa perampokan itu terjadi sekitar pukul 13.35 WIB, diduga pelaku berjumlah 4 orang, dengan dua orang menunggu di luar dan dua beraksi merampok toko emas.
Pelaku juga sempat menodongkan senjata api jenis revolver berwarna silver, meski demikian pelaku tidak sampai menembakkan senjata api tersebut. "Tidak ada tembakan, tidak ada korban luka atau meninggal dunia," ujar Yusri.
AYO BACA : Dukung Kebijakan Pemerintah, Wuling Tutup Pabrik di Cikarang
Share this article
"Pelaku hanya gertak dengan menodongkan senjata api revolver berwarna silver," ujar Arsya di Jakarta, Senin.