AYOJAKARTA.COM-- Kepala Satuan Pelaksana Pengendalian dan Pemasaran (PPKD) Jakarta Barat, Agung Hadi Saputra mengatakan bahwa PPKD Jakarta Barat terus berkomitmen untuk membuka kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak dengan tujuan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Saat ini, serapan kerja peserta pelatihan pun telah melebihi target sebesar 70% dengan realisasi mencapai 76%.
"Hingga saat ini, PPKD telah bekerja sama dengan 27 perusahaan pada tahun 2025, dan akan terus meningkatkan jumlah tersebut," ujar Agung dalam acara seleksi walk-in interview (WII) MyRobin.id di Jakarta pada Rabu, 28 Januari 2026.
Agung menjelaskan bahwa PPKD Jakbar juga memiliki paket program pelatihan sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi para tenaga kerja. Prioritas peserta pelatihan adalah warga ber-KTP DKI Jakarta di Jakarta Barat, namun pendaftar berasal dari seluruh wilayah DKI maupun non DKI yang berdomisili di Jakarta Barat.
Baca Juga: Info KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026: Dokumen dan Jadwal Lengkap Verifikasi yang Wajib Orang Tua Tahu!
"Rekrutmen dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan perusahaan. Perusahaan mitra tidak hanya berasal dari Jakarta, sehingga peserta pelatihan berdomisili DKI Jakarta juga memiliki kesempatan bekerja di luar daerah untuk menambah pengalaman," katanya
Pendaftaran pelatihan tersebut adalah warga KTP DKI Jakarta atau memiliki surat domisili. Juga ijazah terakhir, fotokopi Kartu Keluarga serta pas foto 3×4.
Peserta pelatihan dapat berasal dari peserta yang telah maupun belum pernah mengikuti pelatihan sebelumnya. Namun syarat lain adalah tidak diperbolehkan mengikuti pelatihan lebih dari satu kali dalam tahun yang sama.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto akan Lantik 8 Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Hari Ini!
Menurut Agung, peserta bebas memilih pelatihan sesuai minat. Program yang dihadirkan PPKD Jakarta Barat antara lain adalah Pelatihan Reguler dengan 19 bidang kelas selama tiga bulan. Seperti otomotif, tata boga, perhotelan, dan barista. Hingga bahasa Inggris, operator komputer serta desain grafis, multimedia dan Data Analyst atau UiUx Designer.
Para peserta pelatihan juga tidak dipungut biaya alias gratis, namun memang harus lulus seleksi dimana setiap angkatan berjumlah 20 orang. Mereka juga akan mendapatkan Sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), fasilitas makan pagi dan siang serta asuransi.
Selain itu PPKD Jakbar juga memiliki Program Pelatihan ini terjadi Program Pelatihan Reguler dan Mobile Training Unit (MTU). Ini merupakan pelatihan jemput bola sesuai permintaan wilayah tertentu. Seperti di wilayah kelurahan dan sekolah misalnya dengan durasi lebih singkat yaitu sekitar 20 hari kerja.
Baca Juga: Program MBG Digugat Guru dan Mahasiswa ke MK Usai Gunakan APBN 2026 Pendidikan Capai Rp233 T!
"Sebagai pusat pelatihan di Jakarta Barat, PPKD memiliki tugas pokok melalui satuan pelaksana pemasaran untuk menyampaikan informasi peluang kerja pascapelatihan kepada alumni PPKD Jakarta Barat serta menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI)," pungkasnya.

Share this article
PPKD Jakarta Barat terus berkomitmen untuk membuka kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak dengan tujuan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.