AYOJAKARTA.COM - Pembangunan Flyover Latumenten di Jakarta Barat terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga pertengahan Mei 2026, progres konstruksi proyek tersebut telah mencapai 41,28 persen.
Saat ini progres pembangunan telah memasuki tahap erection girder atau proses pengangkatan dan pemasangan gelagar beton pracetak sebagai bagian utama struktur jembatan layang.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny mengatakan, pembangunan flyover ini dilukakan demi meningkatkan kelancaran lalu lintas dan mengurangi kemacetan di Jakarta Barat.

"Tahapan ini merupakan bagian penting dalam pembentukan struktur utama flyover yang nantinya menopang beban lalu lintas," ujar Wenny.
Tahapan erection girder ini nantinya akan dilakukan bertahap dan dikerjakan pada malam hari guna meminimalisasi gangguan lalu lintas dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
Lebih lanjut, Wenny menjelaskan terkait jadwal pengerjaan proyek ini sebagai berikut:
- Pekerjaan erection girder sisi barat Jalan Prof Dr Latumenten dilaksanakan pada 18–26 Mei 2026 pukul 22.00–04.00 WIB.

- Pekerjaan di sisi timur Jalan Dr Makaliwe Raya dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei hingga 5 Juni 2026 pada jam yang sama.
Flyover Latumenten ini dibangun dengan panjang sisi barat mencapai 435 meter dan sisi timur 426 meter dengan lebar flyover 11 meter.
Wenny berharap, dengan adanya infrastruktur ini nantinya dapat meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan Latumenten dan sekitarnya.***
Share this article
Hingga pertengahan Mei 2026, progres konstruksi proyek Flyover Latumenten ini telah mencapai 41,28 persen.