TEBET, AYOJAKARTA -- Kemunculan subvarian virus corona Delta yang disebut AY.4.2 diduga menjadi 'biang kerok' lonjakan kasus Covid-19 di Inggris dan Rusia. Untuk itu, kedisiplinan melakukan protokol kesehatan (prokes) tak bisa ditawar.
Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Sabtu 23 Oktober 2021.
"Pandemi ini belum selesai. Tetap lakukan protokol kesehatan secara disiplin, taat, patuh, dan bertanggung jawab," kata pria yang akrab disapa Ariza itu.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, kemunculan varian baru maupun subvarian AY.4.2 sekaligus memberikan pelajaran bahwa Covid-19 masih menjadi ancaman nyata. Meski kasus positif sedang melandai di Indonesia, penerapan protokol kesehatan tak boleh dianggap sepele.
"Kami minta semua harus hati-hati. Kita mesti bisa menahan diri dan tidak boleh kendor menjalankan prokes," ujarnya.
Kedisiplinan menjalankan prokes di antaranya tetap memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta ditambah dengan melakukan vaksinasi.
Adapun saat ini DKI Jakarta berada pada masa Pemberlakukaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 hingga 1 November 2021. Sejumlah pelonggaran aktivitas dilakukan dengan tetap menerapkan prokes.
Share this article
Kemunculan varian baru maupun subvarian AY.4.2 sekaligus memberikan pelajaran bahwa Covid-19 masih menjadi ancaman nyata.