GAMBIR, AYOJAKARTA - Merespons lonjakan Covid-19, pemerintah akhirnya mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mulai besok, Sabtu 3 Juli hingga 17 hari ke depan.
PPKM darurat ini akan berlaku di berbagai kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Bali, termasuk DKI Jakarta.
Menanggapi penerapan PPKM darurat tersebut, Perumda Pasar Jaya langsung sigap menyiapkan sejumlah langkah guna penerapan aturannya.
Pasalnya, PPKM darurat berdampak terhadap waktu operasional sejumlah pasar yang ada di DKI Jakarta
“Sesuai waktu pemberlakukan PPKM darurat, maka sejumlah pasar akan kita tutup yaitu Pasar Cipulir, Pasar Tanah Abang Blok A,B,F, sedangkan untuk Blok G hanya yang menjual kebutuhan pangan saja yang tetap buka dengan kapasitas maksimal 50%,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, Jumat 2 Juli 2021.
Selain itu, menurut Arief, waktu operasional pasar lainnya yang ada di Jakarta juga akan mengalami perubahan. Seluruh pasar akan tutup sesuai dengan aturan dari pemerintah setiap harinya selama batas waktu PPKM Darurat tersebut.
“Untuk aktivitas pedagang kaki lima yang berada di area pasar yang berjualan di malam hari kami persyaratkan semuanya belanja dengan sistem take away. Termasuk yang berdagang makanan dan minuman tidak boleh dilayani di tempat,” kata Arief.
Arief mengatakan, sama seperti tahun sebelumnya hanya di Pasar Induk Kramat Jati yang tidak akan mengalami perubahan waktu operasional.
Hal ini mengingat Pasar Induk Kramat Jati merupakan pusat pasar yang mendistribusikan berbagai kebutuhan sayur mayur, buah-buahan dan berbagai kebutuhan lainnya ke seluruh wilayah ibu kota.
“Pasar Induk Kramat Jati itu tetap beroperasi normal," kata Arief.
Arief menambahkan, bagi masyarakat yang ingin berbelanja secara online, Pasar Jaya menyiapkan pilihan belanja online yang telah bekerjasama dengan sejumlah marketplace.
Masyarakat bisa mengakses berbagai layanan belanja online seperti Shopee, Go mart, Grab, Tokopedia, dan Toko IG.
"Sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan barangnya tanpa harus pergi ke pasar," demikian kata Arief.

Share this article
Ini Penyesuaian Operasional Pasar di DKI Jakarta Selama PPKM Darurat