AYOJAKARTA.COM - Informasi seputar potensi banjir rob dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
BPBD DKI Jakarta menyebutkan potensi banjir rob diperkirakan akan berlangsung hingga 5 Juni 2026.
Hal ini karena fenomena pasang maksimum air laut berpotensi memicu genangan di sejumlah kawasan pesisi terutama ketika malam hari.
Sebagai informasi, fase Bulan Purnama diprediksi akan terjadi pada 31 Mei 2026.

BPBD mencatat pasang maksimum akan berlangsung sejak 27 Mei hingga 5 Juni 2026, dimulai pada pukul 19.00 hingga 00.00 WIB.
"Adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase Bulan Purnama pada tanggal 31 Mei 2026, berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta," tulis BPBD DKi Jakarta dikutip pada Jumat, 29 Mei 2026.
Setidaknya 11 wilayah pesisir DKI Jakarta diprediksi akan terimbas potensi banjir rob:
1. Kamal Muara
2. Kapuk Muara
3. Penjaringan
4. Pluit
5. Ancol
6. Muara Angke
7. Tanjung Priok
8. Marunda
9. Cilincing
10. Kalibaru
11. Kepulauan Seribu

Masyarakat diimbau untuk membatasai aktivitas di kawasan pesisir.
Saluran drainase dioptimalisasi untuk meminimalkan genangan.
Pihak Pemprov DKI Jakarta diketahui akan membangun infrastruktir pengendali banjir yang dapat menangani curah hujan yang memiliki ketinggian hingga 150 milimeter.***
Share this article
BPBD DKI Jakarta menyebutkan potensi banjir rob diperkirakan akan berlangsung hingga 5 Juni 2026.