TEBET, AYOJAKARTA.COM – Setelah Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria dinyatakan positif Covid-19, pada hari ini Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengumumkan kabar kondisi kesehatannya yang juga terkonfirmasi positif Covid-19. Orang nomor satu di Ibu Kota tersebut menyebut akan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.
Menanggapi hal tersebut, pakar Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI, Budi Hartono menyimpulkan, penyebaran Covid-19 terus merambah ke berbagai wilayah dan sudah masuk pada klaster perkantoran, terutama Balai Kota Pemprov DKI yang merupakan salah satu dari sekian ribuan perkantoran yang tersebar di ibukota.
“Pertanyaannya, apakah sudah cukup efektif program pencegahan penularan Covid-19 yang dilakukan ? Sementara semakin bertambah angka penularannya?,” ujar Budi ketika dihubungi Ayojakarta, Selasa (1/12/2020).
Menurutnya, untuk mencegah penularan Covid-19 ternyata tidak cukup dengan menerapkan 3M yang selama ini digencarkan oleh Pemprov DKI beserta jajarannya, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Oleh karena itu, ia mengimbau perlu ada upaya mendasar yang dilakukan Pemprov DKI, seperti mencegah kerumunan dan interaksi fisik yang intens antarmanusia.
“Dalam hal ini, perlu ada peninjauan ulang terhadap penerapan kebijakan PSBB yang sudah mulai kendor dan dilupakan agar ditertibkan kembali,” ucap Budi.
“Pilihannya adalah menyelamatkan kesehatan manusia atau stabilitas ekonomi? Tentu kita harus selamatkan kesehatan manusia terlebih dahulu yang merupakan aktor ekonomi. Manusianya selamat, maka ekonomi dengan sendirinya akan selamat,” imbuhnya.
Diketahui, dalam video pernyataan resmi yang diunggah ke akun Instagram, Anies mengatakan rutin melakukan swab test atau tes usap PCR dan selam aini hasilnya selalu negatif. Namun, pada Senin, 20 November 2020, Anies yang kembali menjalani swab test mendapatkan hasil positif Covid-19.
AYO BACA : Anies Beberkan Kronologi Positif Covid-19, Ini Pesan Kepada Jajaran Pemprov DKI!
Informasi tentang hasil tes usap tersebut diperoleh Anies pada Selasa dini hari. Di hari yang sama, Anies mulai menjalani isolasi mandiri karena termasuk dalam kategori pasien atau orang tanpa gejala (OTG).
Anies juga mengimbau seluruh orang yang pernah kontak dengannya beberapa hari belakangan ini untuk melakukan langkah antisipatif dengan isolasi mandiri atau swab test.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Ayojakarta, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati, akan mengisi sementara tugas pimpinan orang nomor satu di DKI itu hingga keduanya sembuh.
Berikut ini pejabat di DKI yang terpapar Covid-19:
1. Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta Reswan W Soewaryo
2. Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Premi Lesari
3. Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat
4. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzy Marsitawati
AYO BACA : Siapa Pun yang Kontak dengan Anies Baswedan, Segera Tes Deteksi Corona di Faskes!
5. Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasruddin
6. Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah Idris
7. Ketua TGUPP Amin Subekti
8. Sekda DKI Saefullah
9. Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto
10. Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gumilar Ekalaya
11. Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria
12. Gubernur DKI Anies Baswedan
13. Camat Kelapa Gading M. Hermawan
14. Lurah Petamburan Setyanto
AYO BACA : Gubernur Anies dan Wakilnya Riza Positif Covid-19, Blok B Balai Kota Ditutup Sementara

Share this article
Setelah Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria dinyatakan positif Covid-19, pada hari ini Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengumumkan kabar kondisi kesehatannya yang juga terkonfirmasi positif Covid-19.