GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Hari ini, Selasa (08/9/2020), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 1.014 kasus di DKI Jakarta. Angka ini mengalami penurunan yang tipis dibanding Senin lalu, yakni 1.046 kasus.
Dari penambahan tersebut, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 48.393 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 36.383 kasus serta 1.317 kasus meninggal dunia.
Rekor harian Covid-19 tertinggi di DKI yang dicatat Kemenkes terjadi pada 3 September 2020 yaitu 1.359 kasus. Jika dilihat dari grafik yang ditayangkan lewat laman twitter @BNPB_Indonesia, selama bulan Agustus 2020, DKI Jakarta memiliki peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan.
Pada 14 Agustus hingga 20 Agustus, wilayah DKI mencatat positif harian Covid-19 melebihi angka 500 kasus. Lalu pada 21 Agustus hingga 25 Agustus, peningkatan terus terjadi. Di tanggal tersebut, DKI mencatat harian Covid-19 melebihi 600 kasus.
Kemudian pada 26 Agustus, Dinkes DKI mencatat ada 711 kasus positif. Tiga hari setelah 26 Agustus, DKI mencatat harian Covid-19 melebihi 800 kasus positif. Saat ini, terhitung dari 30 Agustus, DKI Jakarta sudah tidak lagi mencatatkan ratusan kasus positif per harinya, namun sudah mencapai ribuan kasus harian.
Melansir grafik @BNPB_Indonesia, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:
AYO BACA : Pandemi Covid-19 Masih Panjang, Anies Ingatkan Relawan Medis Jaga Stamina
2 September 1.054 kasus
3 September: 1.359 kasus
4 September: 880 kasus
5 September: 877 kasus
6 September: 1.176 kasus
7 September: 1.046 kasus
AYO BACA : BSU ATAU BLT PEKERJA FORMAL: Ini Akibatnya Jika Nomor Rekening Belum Ada hingga 15 September 2020
8 September: 1.014 kasus
Secara nasional, penambahan kasus positif Covid-19 hari ini mencapai 3.046 kasus, dengan total kasus 200.035 kasus. Dari akumulasi kasus tersebut, wilayah yang beberapa hari ini mendapat sorotan adalah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, dimana wilayah tersebut masuk risiko tinggi atau zona merah.
Khusus wilayah DKI, dari 267 kelurahan di DKI Jakarta hanya empat wilayah yang tidak memiliki kasus positif aktif Covid-19. Dari empat itu, hanya satu kelurahan di DKI Jakarta 'daratan' yang nol kasus positif Covid-19 yakni Kelurahan Rawa Barat, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dari penelusuran Ayojakarta terhadap peta sebaran Covid-19 di laman corona.jakarta.go.id, 8 September 2020, tiga kelurahan lain yang nihil kasus positif aktif Covid-19 berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu yakni Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kel. Pulau Harapan, dan Kel. Pulau Pari.
Laman tersebut menyebutkan kasus positif aktif Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 11.047 orang. Kasus positif aktif adalah jumlah dari orang yang dirawat di rumah sakit dan yang melakukan isolasi mandiri. Sementara itu, kalau mengacu kasus positif kumulatif, seluruh kelurahan sebanyak 267 kelurahan pernah memiliki kasus Covid-19.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.
AYO BACA : Anies Bersyukur Ribuan Relawan Medis Baru Bergabung Tangani Covid-19
Share this article
Pada 14 Agustus hingga 20 Agustus, wilayah DKI mencatat positif harian Covid-19 melebihi angka 500 kasus. Lalu pada 21 Agustus hingga 25 Agustus, peningkatan terus terjadi. Di tanggal tersebut, DKI mencatat harian Covid-19 melebihi 600 kasus.