GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Pemprov DKI Jakarta telah selesai menyeleksi tenaga medis yang akan menjadi relawan untuk menangani Covid-19. Para relawan yang lolos seleksi kemudian akan ditempatkan di sejumlah rumah sakit maupun fasilitas kesehatan di Jakarta.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, sebanyak 4.859 tenaga medis mengikuti proses seleksi relawan Covid-19. Dari jumlah itu, katanya, 1.173 orang dinyatakan lolos dan 655 orang telah melakukan registrasi.
"Proses seleksi telah berjalan dan lulus sebanyak 1.173 orang kemudian yang telah registrasi dan hadir di tengah-tengah kita sebanyak 655 orang. Sebagian lainnya masih ada di tempat masing-masing," kata Widyastuti saat memberikan pembekalan kepada para relawan, Selasa (8/9/2020).
AYO BACA : 23.472 Orang Daftar Jadi Relawan Penanganan Corona
Menurut Widyastuti, sebagian besar relawan medis itu berasal dari luar Pulau Jawa. Adapun relawan terdiri dari dokter paru, penyakit dalam, anastesi, dokter anak, spesialis obgyn, dokter umum, perawat, bidan, radiografer, ahli teknologi laboratorium medik, survaillance, dan penyuluh kesehatan.
"Berasal dari sebagian kecil lingkungan Pulau Jawa, sebagian besar dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, bahkan ada yang dari Papua," ujarnya.
Para relawan medis ini nantinya akan bertugas di sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Jakarta. Dengan adanya tambahan tenaga medis ini, diharapkan penanganan Covid-19 di Ibu Kota semakin optimal.
"Rencana penempatan relawan kesehatan ini adalah di RSUD DKI Jakarta, UPT Labkesda, Puskesmas, di Dinas Kesehatan, dan ada sebgian yang diperbantukan di rumah sakit swasta dan rumah sakit milik BUMN yang mengajukan ke Pemprov DKI Jakarta," jelasnya.
AYO BACA : Dibuka hingga 31 Agustus, Ini Syarat Jadi Relawan Uji Vaksin Sinovac Fase III

Share this article
Pemprov DKI Jakarta telah selesai menyeleksi tenaga medis yang akan menjadi relawan untuk menangani Covid-19. Para relawan yang lolos seleksi kemudian akan ditempatkan di sejumlah rumah sakit maupun fasilitas kesehatan di Jakarta.