AYO BACA : Steve Kerr Lempar Handuk PutihAYO BACA : Awas, Penipuan Masker Gunakan Gopay dan OVO
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi, Andri Yansah mengatakan, sampai saat ini ada 1 juta lebih karyawan yang telah dirumahkan. Mereka diminta bekerja di rumah sesuai imbauan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mencegah penularan.
"Jumlah pelaporan perusahaan yang telah melakukan langkah-langkah pencegahan Covid-19 sampai 31 Maret 2020 ini ada 1.026.518 tenaga kerja," ujar Andri, Selasa (31/3/2020).
Ia menjelaskan ada 2.612 perusahaan yang mengikuti imbauannya. Meski begitu, ia meminta mereka bukan hanya tidak ke kantor, tapi juga tidak melakukan aktivitas lainnya di luar rumah.
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperpanjang masa tanggap darurat Virus Corona COVID-19 di Jakarta hingga 19 April 2020 mendatang.
Anies menyebut sebelumnya status tanggap darurat untuk wilayah Jakarta khususnya itu berlaku sampai 5 April 2020.
Terkait perpanjangan status itu, Anies menyerukan agar seluruh warga DKI tetap berada di rumah.
AYO BACA : Lebih dari 300 Suku Terancam Punah, Masyarakat Adat Dukung Karantina di Seluruh Papua
Share this article
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi, Andri Yansah mengatakan, sampai saat ini ada 1 juta lebih karyawan yang telah dirumahkan. Mereka diminta bekerja di rumah sesuai imbauan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mencegah penularan. "Jumlah pelaporan perusahaan yang telah melakukan langkah-langkah pencegahan Covid-19 sampai 31 Maret 2020 ini ada 1.026.518 tenaga kerja," ujar Andri, Selasa (31/3/2020).