JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakin kadernya, Nurmansyah Lubis, paling cocok untuk mengisi posisi Wakil Gubernur Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga Uno sejak Agustus 2018.
PKS menojolkan latar belakang pendidikan Nurmansyah Lubis yang berasal dari jurusan ilmu akuntansi.
“Aspek kapasitas. Lihat latar belakang pendidikan beliau. S1 dia akuntansi S2 juga," ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Jakarta, Mohammad Arifin, di kantor DPW PKS Jakarta, Selasa (21/1/2020).
Dikatakan Arifin, kemampuan akuntansi yang dimiliki mantan Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI 2009-2014 itu akan sangat membantu Gubernur Anies Baswedan dalam bekerja. Proses penganggaran di Jakarta yang kerap menuai polemik bisa lebih lancar.
"(Lulusan) akuntansi, pernah jadi auditor BPKP Provinsi DKI, jadi pakar dari anggaran. Ini penting untuk proses penganggaran di DKI,” jelasnya.
AYO BACA : Dua Nama Cawagub Sudah Diterima Anies, Bola Segera Dioper ke DPRD
Nurmansyah juga disebutnya berpengalaman dalam mengurus Jakarta. Ia pernah menjadi Anggota DPRD Jakarta selama dua periode.
“10 tahun jadi anggota dewan pasti memahami betul persoalan DKI," klaimnya.
"Pak Nurmansyah cukup berwawasan luas terkait ibu kota, jadi sangat memahami persoalan ibu kota," imbuh Arifin.
Tadi pagi, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sudah menerima langsung surat berisi dua nama kandidat Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta dari Partai Gerindra dan PKS. Dua nama itu adalah Riza Patria (Ketua DPP Gerindra), dan Nurmansyah Lubis (mantan Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI Jakarta).
Surat usulan diserahkan Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik, dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin, di Ruang Tamu Gubernur, Balai Kota Jakarta Pusat.

Share this article
Kemampuan akuntansi yang dimiliki mantan Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI itu akan sangat membantu Gubernur Anies Baswedan dalam bekerja.