JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sinyal pencalonan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah menjadi Wakil Gubernur oleh Partai Gerindra mulai melemah.
Hal tersebut tercermin dari pernyataan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik.
"Sekda lebih baik jadi Sekda saja," ujar Taufik di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).
Diakuinya, Gerindra sudah melakukan pembicaraan dengan Saefullah soal pencalonan itu. Namun ada pertimbangan lain yaitu terkait status Saefullah sebagai PNS. Jika Saefullah menjabat Wagub DKI Jakarta maka jabatannya akan berakhir pada 2022. Setelah itu ia harus melepas status PNS.
AYO BACA : 16 Bulan Kursi Wagub Kosong karena Permainan Politik PKS dan Gerindra
Lain hal jika Saefullah tetap menjabat Sekda maka ia akan lebih lama menyandang status PNS.
"(Tahun) 2022 Gubernur selesai masa jabatannya. Kamu bayangin kalau Sekdanya jadi Wagub kan berhenti juga," ungkap Taufik
Terkait desakan publik agar Wagub baru segera terpilih, ia menjanjikan prosesnya kelar di akhir tahun ini.
"Insya Allah sebelum tahun baru sudah diumumkan," kata Wakil Ketua DPRD DKI itu.

Share this article
Terkait desakan publik agar Wagub baru segera terpilih, ia menjanjikan prosesnya kelar di akhir tahun ini.