JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- PD Dharma Jaya memastikan pencemaran limbah dan udara dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Babi di Kapuk, Jakarta Barat akan tuntas tahun 2020 mendatang.
"Insya Allah tahun depan enggak ada lagi permasalahan, pokoknya kita speed up kok, kita bismilah, kita coba secepat mungkin lah bismillah," ungkap Direktur Utama (Dirut) PD Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman di DPRD DKI Jakarta, Jumat (6/12/2019).
Perbaikan, kata Raditya, sekaligus memenuhi permintaan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang menjatuhkan sanksi kepada RPH Dharma Jaya Kapuk untuk melakukan tiga hal yakni, updating dokumen lingkungan, melakukan pengelolaan air limbah yang dihasilkan sehingga memenuhi baku mutu, dan adanya kepemilikan izin pembuangan air limbah.
Perbaikan dimulai bertahap dengan masa perbaikan mulai bulan Juli 2019 dan ditargetkan selesai pertengahan tahun 2020.
"Mulai bulan Juli itu proses lelang untuk dua konsultan dan beberapa perbaikan peralatan yang rusak karena sempat kena banjir seperti aerator di IPAL dan incenerator," ujarnya.
Lalu, lelang konsultan untuk pendampingan penyusunan Dokumen Pengelolaan Lingkungan (DPL) dan pengurusan izin pembuangan limbah.
Kemudian, perbaikan awal tahun 2020 dimulai pada tahap proses konsultan perencana sistem, sarana peningkatan pengolahan limbah hingga pembangunan fisik RPH.
"Kalau pembangunan (IPAL) sampai dengan Maret (2020) karena update juga ada beberapa teknologi yang masih harus disesuaikan, apalagi kita juga melihat bulan-bulan itu musim hujan juga mungkin ada pergeseran pergangguan dan lain-lainnya," tuturnya.
Raditya memastikan tahun depan tidak ada lagi pencemaran limbah maupun pencemaran udara. Dia pun membenarkan polemik yang selama ini telah mengganggu masyarakat sekitar sejak lama.
.jpg)
Share this article
PD Dharma Jaya memastikan pencemaran limbah dan udara dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Babi di Kapuk, Jakarta Barat akan tuntas tahun 2020 mendatang. "Insya Allah tahun depan enggak ada lagi permasalahan, pokoknya kita speed up kok, kita bismilah, kita coba secepat mungkin lah bismillah," ungkap Direktur Utama (Dirut) PD Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman di DPRD DKI Jakarta, Jumat (6/12/2019).