JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan, PT MRT Jakarta akan menerapkan pembayaran menggunakan sistem aplikasi QR Code. Rencananya, sistem tersebut akan diterapkan Desember mendatang.
Direktur PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan saat untuk mengakses MRT, hanya dapat dilakukan dengan menggunakan kartu elektronik. Dengan aplikasi terbaru nanti, penumpang dapat membeli tiket perjalanan secara daring dan melakukan pengetapan kode QR di gerbang penumpang (passenger gate) khusus di stasiun.
"Aplikasi akan memiliki fasilitas QR Code yang bisa untuk mengakses layanan kereta MRT. Saat ini sudah ada yang sudah diterima beauty kontes yaitu OVO, Link Aja dan DANA. Sedangkan Gopay sedang dalam tahap kerja sama," ujarnya, seperti diberitakan Beritajakarta.id, Senin (4/11/2019).
AYO BACA : Karya Foto Wajah Baru Jakarta Dipamerkan di Stasiun MRT
Dikatakan William, aplikasi terbaru ini juga akan memiliki fitur pendukung seperti jadwal keberangkatan, gangguan dan tarif setiap rute. Dengan demikian, penumpang bisa mendapatkan informasi tentang ketepatan MRT Jakarta dalam satu aplikasi.
"Aplikasi terbaru MRT Jakarta bisa beroperasi paling cepat akhir November atau awal Desember. Paling lambat awal Januari rampung," kata dia.
Sebagai uji coba, tambah William, aplikasi ini hanya dapat diakses oleh internal PT MRT di Stasiun MRT Lebak Bulus dan Cipete Raya.
AYO BACA : Buntut Masalah Gerai Daiso, Manajemen MRT Lakukan Evaluasi
Share this article
Untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan, PT MRT Jakarta akan menerapkan pembayaran menggunakan sistem aplikasi QR Code. Rencananya, sistem tersebut akan diterapkan Desember mendatang. Direktur PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan saat untuk mengakses MRT, hanya dapat dilakukan dengan menggunakan kartu elektronik. Dengan aplikasi terbaru nanti, penumpang dapat membeli tiket perjalanan secara daring dan melakukan pengetapan kode QR di gerbang penumpang (passenger gate) khusus di stasiun.