JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pengendara sepeda memiliki beragam tingkat keterampilan maka fasilitasnya di ruang publik harus dirancang dengan tujuan memudahkan mereka yang belum berpengalaman seperti anak-anak atau lansia.
Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan, penyediaan jalur sepeda di ibu kota dapat dikatakan berhasil dan bermanfaat jika orang tua bisa merasa nyaman melepas anak-anaknya bersepeda di jalan umum.
''Betul, jangan hanya untuk dewasa saja,'' katanya saat dikonfirmasi Ayojakarta, Senin (7/10/2019).
Djoko menjelaskan, jalur khusus sepeda dirancang agar bermanfaat maksimal dengan mempertimbangkan biaya pembangunan yang efisien, pemilihan material yang tahan lama dan rendah biaya perawatan.
AYO BACA : Denda Rp 500 Ribu Menanti Penerobos Jalur Sepeda
Sebagai instrumen transportasi, sepeda melengkapi moda angkutan umum dengan menyediakan konektivitas fasilitas firts mile dan last mile. Yakni menghubungkan mobilitas ke titik angkutan umum atau halte dan dari titik berangkat angkutan umum menuju ke titik tujuan.
''Jalur sepeda yang dibangun hendaknya tidak terinterupsi oleh parkir kendaraan bermotor dan pedagang yang berjualan sembarangan,'' bebernya.
Melalui penyediaan jalur sepeda, masyarakat diharapkan memperoleh kenyamanan dan keamanan sehingga bisa meningkatkan nilai perjalanan. Hal itu dapat tercapai dengan cara mengintegrasikan jaringan fasilitas sepeda yang lengkap dengan rute transportasi umum.
''Berharap ke depan sepeda dapat menjadi salah satu moda transportasi keseharian yang ramah lingkungan, selamat, aman dan berkelanjutan,'' tutur Djoko yang juga akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata.
Pemprov DKI Jakarta berencana meresmikan jalur khusus sepeda Velodrome-Balai Kota pada 19 November 2019. Tahun ini, pemprov menargetkan membangun jalur sepeda sepanjang 63 kilometer.

Share this article
Pengendara sepeda memiliki beragam tingkat keterampilan maka fasilitasnya di ruang publik harus dirancang dengan tujuan memudahkan mereka yang belum berpengalaman seperti anak-anak atau lansia.