AYOJAKARTA.COM - Menjelang usianya yang ke Lima Abad atau pada HUT ke-498, kota Jakarta terus melakukan sejumlah pembangunan bagi para penduduknya.
Mengusung tema Jakarta Kota Global dan Berbudaya, perayaan HUT ke-498 terus diwarnai dengan sederet upaya revitalisasi yang mencakup berbagai bidang.
Selain melestarikan adat dan budaya masyarakat setempat, perayaan HUT ke-498 juga bertujuan untuk menyiapkan Jakarta sebagai Kota Global dan Berbudaya.
Baca Juga: BSU 2025 Belum Cair? Ini 5 Penyebab Mengapa Bantuan Subsidi Upah Masih Tertunda
Guna mencapai gagasan tersebut, Pemprov Jakarta terus menetaskan sejumlah kebijakan yang berorientasi pada kemajuan kota, baik edukasi, budaya hingga lingkungan hidup.
Salah satu program yang belum lama ini baru diresmikan oleh Pemprov Kota Jakarta adalah Layanan Immersive Studio.
Berlokasi di Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Taman Ismail Jakarta, pengunjung dapat menikmati pengalaman wisata edukasi yang berbeda.
Merupakan hasil penggabungan teknologi terkini dan dokumentasi arsip digital, pengunjung dapat memperoleh beragam informasi tanpa kehilangan sisi kreativitas.
Baca Juga: Link dan Cara Cek Penerima BSU 2025, Segera Klaim Bantuan Rp600 Ribu!
Di samping ruangan Dream Book dan Smart Wall Interactive, Immersive Studion juga menawarkan pengalaman Immersive 360 serta Game Centre.
Menawarkan pengalaman wisata edukasi yang lebih kekinian, calon pengunjung perlu melakukan pendaftaran secara daring sebelum berkunjung.
Selain melalui aplikasi JakLitera, akses pendaftaran untuk menikmati berbagai layanan Immersive Studio adalah melalui website https://www.perpustakaan.jakarta.go.id.
Bukan hanya meresmikan lokasi wisata edukasi, persiapan menyambut Lima Abad kota Jakarta juga dilakukan dengan menggagas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa.
Baca Juga: KPM Penasaran! Hasil Cek Saldo Bansos Tambahan Rp400 Ribu pada 17 Juni 2025, Sudah Cair?
Program Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa, menurut Pramono Anung akan menjadi solusi nyata atas kendala lingkungan hidup di Jakarta.
Saat menghadiri acara Future Talk, Gubernur Jakarta menyampaikan PLTSa akan mengubah sampah warga Jakarta menjadi salah satu sumber daya listrik.
Setiap hari sebanyak sekitar 7.700 ton sampah milik warga Jakarta terus tercipta, hingga menambah cadangan yang berjumlah sekitar 56 Juta Ton di TPA Bantar Gebang.
Untuk dapat menghasilkan sekitar 1,500 Megawatt tenaga listrik, Pramono menyebut akan dibutuhkan sekitar 2,500 ton sampah.
Baca Juga: Good Boy Trending 3 Minggu Berturut-turut, Popularitas Drakor Terbaru Park Bo Gum Melejit!
Melalui pemanfaatan yang terencana dan terukur, persoalan sampah dalam waktu dekat akan menjadikan Jakarta semakin bermartabat.
Sehingga harapan menjelang usia Lima Abad kota Jakarta sebagai Kota Global dan Berbudaya, dapat mulai dirintis pada HUT ke-498.
Meskipun sudah banyak pihak yang ingin berinvestasi, Gubernur menyebut program konversi sampah masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.
“Dulu sampah menjadi beban, sebentar lagi sampah ini akan berubah seperti harta karun yang diperebutkan,” jelas Gubernur Jakarta dikutip Ayojakarta dari YouTube beritajakarta. ***
Baca Juga: SPMB Bersama Jakarta 2025, Ini Syarat Daftar Sekolah Swasta Gratis dan Panduan Lengkapnya

Share this article
Jelang HUT ke-498, Jakarta dorong jadi Kota Global & Berbudaya lewat revitalisasi, wisata edukasi Immersive Studio & PLTSa.