JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengatakan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mulai menutup sejumlah tempat hiburan. Penutupan dilaksanakan secara bertahap untuk mencegah penularan wabah corona. Blok M menjadi wilayah pertama yang ditutup.
AYO BACA : Sampai Hari Ini 42 Tenaga Medis di Jakarta Positif COVID-19
"Semua (wilayah) dong. Cuman bertahap saja mungkin pertama kan orang kerja dari mana dia mau kerjanya, dia mengambil kerjanya mungkin dari Blok M dan lain - lain. Semuanya pokonya akan ditutup tanpa terkecuali," kata Marullah saat dihubungi, Senin (23/3/2020).
AYO BACA : Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana Positif Covid-19
Dia mengakui penutupan tempat hiburan memang akan berdampak pada ekonomi pemilik usaha. Namun pemilik usaha juga sadar akan kesehatan warga lebih penting.
"Cuma kalau dibandingkan kalau mereka ngotot dagang akhirnya yang terancam bukan sekadar penghasilan, tapi jiwa nyawa dan sebagainya. Dan itu yang dipertimbangkan oleh pemerintah," tegasnya.
Salah satu yang terdampak penutupan tempat hiburan di Blok M adalah area kompleks M Bloc Space, tempat nongkrong baru anak muda di Jakarta ini memutuskan untuk tutup sementara mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai 5 April 2020 akibat virus corona.
"Kalian #dirumahaja sambil menunggu program-program yang sedang disiapkan untuk menemani hari-hari mu di rumah. Jaga kesehatan," tulis manajemen Mbloc Space melalui instagramnya.
AYO BACA : Dampak Corona, Pabrik VW Tutup Lebih Lama
Share this article
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengatakan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mulai menutup sejumlah tempat hiburan. Penutupan dilaksanakan secara bertahap untuk mencegah penularan wabah corona. Blok M menjadi wilayah pertama yang ditutup. "Semua (wilayah) dong. Cuman bertahap saja mungkin pertama kan orang kerja dari mana dia mau kerjanya, dia mengambil kerjanya mungkin dari Blok M dan lain - lain. Semuanya pokonya akan ditutup tanpa terkecuali," kata Marullah saat dihubungi, Senin (23/3/2020).