AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta berencana untuk melakukan pembongkaran tiang- tiang monorel mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Diketahui, tiang-tiang yang mangkrak sejak tahun 2007 itu hingga kini tidak berfungsi sebagai apa-apa.
Tiang-tiang tersebut dinilai telah mengganggu tata ruang, estetika kota, dan mempersempit lalu lintas di kawasan Rasuna Said dan Senayan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memprediksi dengan adanya pembongkaran tiang monorel, nantinya bisa mengurangi kemacetan di kawasan Rasuna Said.
"Perhitungan dari Dinas Perhubungan, maka kemacetan di Rasuna Said akan turun antara 14 sampai dengan 18 persen," ujar Pramono.
Nantinya, setelah dilakukan pembongkaran, Pramono berencana untuk melakukan pelebaran jalan dan menyediakan pedestrian di kawasan tersebut.
Untuk menindaklanjuti hal ini, Pramono akan mengirim surat resmi kepada PT Adhi Karya untuk melakukan pembongkaran tiang monorel.
PT Adhi Karya akan diberi waktu satu bulan sejak surat tersebut diterima untuk membongkar tiang monorel.
Namun jika pembongkaran itu tidak dilaksanakan oleh Adhi Karya, maka Pemprov DKI bertindak langsung untuk membongarnya pada Januari 2026.
Pebongkaran dan peleberan jalan nantinya akan menggunakan dana dari APBD DKI 2025.***

Share this article
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung prediksi pembongkaran tiang monorel nantinya bisa mengurangi kemacetan di kawasan Rasuna Said.