AYOJAKARTA.COM - Kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, diproyeksikan bakal mengalami transformasi besar sebagai pusat bisnis baru di ibu kota.
Rencana ini disampaikan oleh Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin pada Sabtu (23/5).
Kawasan yang memiliki luas sekitar 62 hektare itu akan dirancang menjadi central business district (CBD).
Disebutkan bahwa konsep yang diusung akan menyerupai kawasan Sudirman Central Business District (SCBD).

Bobby mengatakan, wilayah tersebut nantinya akan menjadi kawasan komersial mulai dari bisnis, tempat olahrga hingga leisure.
Ia menyebut, nantinya pengembangan Manggarai ini akan mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) yang bisa terintegrasi dengan transportasi publik.
Bobby juga menyampaikan bahwa konsep ini adalah arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Bahkan, kata Bobby, Prabowo sempat meminta adanya convention hall hingga hotel bintang lima.

Menariknya lagi, KAI juga akan membanguan rusun atau rumah susun murah di atas lahan yang memiliki luas 2,1 hektare.
Rencananya, pelatakan batu pertama atau groundbreaking rusun di kawasan Stasiun Manggarai ini akan dilakukan pada Juni 2026.
Proyek rusun ini akan digarap melalui anak usaha KAI yaitu PT KA Properti Manajemen yang ditargetkan selesai akhir 2027.
Rusun ini akan dibangun dengan konsep hunian vertikal setinggi 24 lantai dan tujuh tower.

Untuk di Blog G akan dibangun 1.210 unit, khusus untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Masyarakat Berpenghasilan Tertentu (MBT) dengan dua tipe pilihan yakni tipe 36 dan tipe 45.
Untuk harga dibuka mulai Rp500 juta sampai Rp630 juta.
Sedangkan Blok F akan dibangun 3.432 unit dengan konsep yang lebih premium.***
Share this article
Kawasan yang memiliki luas sekitar 62 hektare itu akan dirancang menjadi central business district (CBD).